Berita

Foto/Net

Politik

Jokowi Berkaos Oblong Saat Resmikan Kereta Bandara, Warganet: Keedanan Zaman Now

SELASA, 02 JANUARI 2018 | 20:21 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Penampilan Presiden Joko Widodo saat meresmikan kereta Bandara Soekarno-Hatta tadi pagi memantik pro dan kontra warga dunia maya.

Jokowi terlihat santai. Ia mengenakan kaos merah lengan panjang, celana hitam dan sepatu kets dengan warna senada. Sementara sejumlah menteri yang menemani tampil formal dengan mengenakan pakaian batik lengan panjang.

Diantaranya Menteri Badan Usaha Milik Negara Rini Soemarno, Menkopolhukam Wiranto, Menteri Pekerjaan Umum Basuki Hadimuljono, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar turut hadir dalam acara tersebut.


Berita tentang penampilan Jokowi yang langsung viral di jagat media sosial ini mendapat reaksi dari warganet. Ada yang menganggapnya tidak pantas, ada juga yang menganggapnya keren.

"Resmiin urusan negara pake kaos oblong??? Keedanan jaman now.. Gak lucu sama sekali," kata akun @nona744.

"Berpakaian dengan kaos oblong di acara resmi tidak etis pak apalagi bpk seorang presiden," timpal akun @ivanaj.

Akun @ImamMalik3 membandingkan penampilan Jokowi tersebut dengan penampilan ketika dia blusukan. Acara kenegaraan Jokowi mengenakan kaos oblong sementara keluar masuk got pakai kemeja rapi. "Dunia sudah kebalik," kata dia mengawali kicaunya.

"Maka dari itu, dari hal kayak gitu sejatinya @jokowi sudah mengkonfirmasikan bahwa dia emang gak pantes dan layak jadi presiden.. tidak bisa "membawa" dan menempatkan diri kapan formil  dan kapan harus apa adanya.. jd sudah tepat jika #2019 presiden baru," kata @deandry.

Apresiasi antara lain disampaikan @herminRosiana. Dia bilang penampilan Jokowi top. "Gaya kasual tetap ok pak dan bikin pangling, GBU," kicau dia.

Sementara akun @hendriBashten mengatakan "Demen banget liat Pak Pres, santai abis gayanya, padahal ini peresmian KA Bandara Loh, #KerenPakJokowi."[dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya