Berita

Sejumlah alat peledak yang ditemukan/RT

Global

Polisi Italia Temukan 12 Peledak Buatan Bekas Perayaan Tahun Baru

SELASA, 02 JANUARI 2018 | 13:09 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Sebanyak empat orang terluka menyusul ledakan perangkat piroteknik ilegal di Turin, Italia, yang disembunyikan di tempat sampah selama perayaan Tahun Baru.

Pencarian polisi menemukan ada 12 perangkat peledak lainnya yang lebih tersembunyi.

Kota Turin, yang dikenal dengan arsitektur dan masakannya yang lezat, merayakan kedatangan 2018 dengan sebuah festival jalanan yang masif, dengan ribuan penonton pesta berkumpul di Piazza San Carlo dan Piazza Castello.


Di tengah perayaan, beberapa penduduk menyelinapkan kembang api buatan sendiri ke daerah tersebut meskipun ada larangan di seluruh kota yang diberlakukan oleh polisi setempat.

Polisi Turin dan personil militer Turin segera turun tangan, dengan petugas pemadam kebakaran juga tiba di lokasi kejadian.

Selama operasi keamanan di daerah tersebut, petugas melakukan pembersihan menyeluruh ruang bawah tanah bangunan di sekitarnya dan pasukan keamanan menemukan lebih dari 12 perangkat buatan sendiri yang tidak meledak.

Polisi juga menyita cartridge kaliber 9x21, berisi 546 gram mesiu. Investigasi telah diluncurkan dalam kasus ini. Tidak ada laporan bahwa insiden tersebut terkait dengan teroris.

Masalah di Turin bukanlah satu-satunya insiden yang tercatat di Italia selama perayaan tengah malam, yang selain petasan ilegal juga melibatkan penggunaan senjata api. Sedikitnya 11 orang menderita luka tembak. Departemen Keamanan Publik mengatakan, secara keseluruhan setidaknya 212 orang terluka, termasuk 50 anak di bawah umur, selama perayaan Tahun Baru.

Sedikitnya 35 orang terluka di Naples dan sekitarnya selama perayaan Tahun Baru. Korban termuda berusia delapan tahun yang terluka di tangan kanan setelah petasan meledak. Antara lain menderita luka adalah pria berusia 23 tahun yang kehilangan dua jari di tangan kanannya, sementara petenis berusia 27 tahun dari Castel Volturno bisa kehilangan mata kanannya setelah melakukan kebut-kebutan.

Selain Napoli, setidaknya tujuh orang terluka di provinsi Bari, sementara seorang gadis berusia lima tahun terluka ringan akibat peluru nyasar di Calabria. Cedera juga dilaporkan terjadi di Sisilia, Lombardy, Veneto dan Roma. Demikian seperti dimuat Russia Today. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya