Berita

Foto: Hadi Wijaya

Nusantara

Sudah 3 Bulan, UPT Terminal DKI Disangsikan Serius Tata Pedagang Di Kalideres

SELASA, 02 JANUARI 2018 | 10:45 WIB | LAPORAN:

Puluhan pedagang kios di Terminal dalam Kota Kalideres Jakarta Barat, mempertanyakan tempat usaha mereka yang ditata oleh UMKM dan pihak UPT Terminal DKI Jakarta. Sebab, pihak terminal selama ini dinilai tidak ada keseriusan dalam penataan pedagang.

Pihak UPT DKI melalui Kepala Terminal dalam kota, Kalideres M.Nuh sebelumnya mengatakan bahwa proses penataan itu dilakukan hanya tiga bulan. Namun, hingga saat ini para pedagang belum bisa mengoperasikan usahanya.

Haholongan salah seorang pedagang kios di Terminal Kalideres mengaku terpaksa berdagang di areal trotoar guna menyambung hidup.


"Karena menunggu jawaban yang pasti soal penempatan kios di Terminal Kalideres yang ditata. Sampai sekarang belum ada jawaban untuk menempatkan kios dan hanya bisa bersabar saja," katanya ketika ditemui di dalam Terminal Dalam Kota Kalideres, Jakbar, Selasa(2/1).

Ia berharap penataan kios segera dituntaskan, sehingga mereka bisa berdagang seperti sebelumnya.

"Ya kita berharap bisa cepat menempatkan usaha kita di kios, karena ini sudah tiga bulan.Tapi kios ini belum juga bisa kita tempatkan," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Sudin UMKM Jakarta Barat, Nuraini Silviana mengatakan bahwa pihaknya hanya memfasilitasi tentang Corporate Social Responsibility (CSR).

"Kalau masalah selanjutnya tanyakan pada pihak Dishub. Karena para pedagang di Terminal Kalideres itu masuk dalam retsibusi UPT," ucapnya.

Kepala UPT Terminal, Provinsi DKI Jakarta Faisol meminta para pemilik kios untuk bersabar hingga masalah tersebut dikoordinasikan dengan UMKM dan pihak yang membangun kios (CSR).

"Ya kami meminta agar sabar dalam penggunaan kios.Sabtu kemarin sudah saya infokan kepada pedagang.Dan hari kamis ini, pihak UMKM dan pihak pembangun kios, diminta untuk menjelaskan.Jadi sabar saja soal penggunaan kios," tutupnya.[wid]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Ombudsman RI Pelototi Tata Kelola Haji

Kamis, 23 April 2026 | 10:15

Kemlu Protes Spanduk "Rising Lion" Israel di RS Indonesia Gaza

Kamis, 23 April 2026 | 10:06

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan ke Rp17.274 per Dolar AS

Kamis, 23 April 2026 | 09:21

Kisah Epik Sang ‘King of Pop’: Film Biopik Michael Resmi Menggebrak Bioskop Indonesia

Kamis, 23 April 2026 | 09:18

Ketua KONI Ponorogo Sugiri Heru Sangoko Dicecar KPK Soal Pemberian Fee ke Sudewo

Kamis, 23 April 2026 | 09:15

MUI Minta Jemaah Haji Doakan Pemimpin Indonesia

Kamis, 23 April 2026 | 09:14

Bursa Asia Menguat: Nikkei Cetak Rekor

Kamis, 23 April 2026 | 09:07

Harga Minyak Kembali Tembus 100 Dolar AS

Kamis, 23 April 2026 | 08:58

Wall Street Perkasa Berkat Donald Trump

Kamis, 23 April 2026 | 07:41

Pentagon Pecat Petinggi Angkatan Laut John Phelan di Tengah Gencatan Senjata

Kamis, 23 April 2026 | 07:25

Selengkapnya