Berita

Aina Gamzatova/TASS

Dunia

Mengenal Aina Gamzatova, Perempuan Berhijab Pesaing Putin Dalam Pilpres 2018

SELASA, 02 JANUARI 2018 | 07:26 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Nama Aina Gamzatova menjadi sorotan beberapa waktu belakangan. Dia muncul sebagai pesaing Presiden Rusia Vladimir Putin dalam pemilu mendatang.

Gamzatova resmi mengirimkan dokumen yang dipersyaratkan ke Komisi Pemilu Pusat Rusia untuk pencalonan dirinya sendiri dalam pemilu Rusia.

"Prosedur pengiriman dokumen telah selesai, semuanya baik-baik saja, dia secara pribadi menyerahkan dokumen tersebut dan mereka diterima oleh staf kelompok kerja yang dipimpin oleh (Anggota Komisi Pemilihan Pusat) Yevgeny Shevchenko," kata juru bicara Gamzatova, Gurizada Kamalova kepada TASS awal pekan ini.


Gamzatova dinominasikan sebagai calon presiden yang dijalankan oleh kelompok inisiatif dari 542 warga. Kelompok tersebut mengadakan pertemuan di Makhachkala pada akhir 2017.

Komisi Pemilu Pusat Rusia sekarang akan mengeluarkan keputusan untuk mendaftarkan perwakilan yang berwenang dari kelompok pemilih yang dibentuk untuk mendukung pencalonan diri Gamzatova dan haknya untuk membuka rekening bank khusus untuk membiayai kampanye pemilihan.

Seorang calon independen berkewajiban untuk menyajikan tidak kurang dari 300.000 tanda tangan, dengan masing-masing wilayah menghitung tidak lebih dari 7.500 tanda tangan penduduk setempat.

Aina Gamzatova sendiri merupakan seorang wartawan, penulis, tokoh masyarakat dan tokoh agama di Rusia. Dia lahir pada tanggal 1 Oktober 1971 di Makhachkala. Dia memiliki gelar universitas dalam bidang filologi dan hukum.

Gamzatova telah mendirikan dan memimpin sebuah kelompok media besar yang terdiri dari media sekuler dan Islam. Dia adalah co-founder dana amal Path dan juga pemimpin redaksi majalah Islam dan penasihat Dagestani Mufti untuk komunikasi dengan badan-badan kekuasaan, publik dan media.

Dia akan menjadi pesaing calon incumbent, Vladimir Putin dalam pemilu presiden ketujuh dalam sejarah modern Rusia yang dijadwalkan digelar pada 18 Maret 2018.

Kampanye kepresidenan tersebut secara resmi dimulai pada tanggal 18 Desember 2017.

Vladimir Putin mengajukan dokumen ke Komisi Pemilu Pusat untuk pencalonannya dalam pemilihan presiden 2018 pada tanggal 27 Desember 2017 lalu.

Selain Putin, Vladimir Zhirinovsky, Pemimpin Partai Demokratik Liberal Rusia, menjadi kandidat pertama yang terdaftar sebagai calon presiden oleh Komisi Pemilu Pusat (CEC) pada tanggal 29 Desember 2017. [mel]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

UPDATE

Tidak Mengutuk Tapi Ayo Gugat Israel di PBB

Minggu, 05 April 2026 | 01:55

Energi Transisi Sulap Desa Rentan jadi Resisten

Minggu, 05 April 2026 | 01:32

1.305 Rekomendasi Audit BPK di Kementerian PU Belum Tuntas

Minggu, 05 April 2026 | 01:10

Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Buntut Demo Kenaikan BBM

Minggu, 05 April 2026 | 00:52

Menang di Tingkat Kasasi, Natalia Rusli Fokus Kawal Perkara Pidana

Minggu, 05 April 2026 | 00:32

Pemerintah Desak DK-PBB Lindungi Pasukan Perdamaian di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 00:12

Pelni Sukses Layani 467 Ribu Penumpang Selama Arus Mudik-Balik Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 23:57

KSAD: Tiga Prajurit Gugur, Kami Sangat Kehilangan

Sabtu, 04 April 2026 | 23:32

Menlu Ungkap Ada Tiga Prajurit TNI Lagi Terluka di Lebanon

Sabtu, 04 April 2026 | 23:11

ITERA: Fenomena Langit Lampung Timur Diduga Sampah Antariksa Roket China

Sabtu, 04 April 2026 | 22:42

Selengkapnya