Berita

Nusantara

Hoaks, Kabar Di Medsos Ada Laka Lantas Beruntun Di Jalur Puncak

MINGGU, 31 DESEMBER 2017 | 13:45 WIB | LAPORAN:

Badan Peneliti Independen Kekayan Penyelengara Negara Pengawasan Anggaran Republik Indonesia (BPI KPNPA RI) mengapresiasi kinerja jajaran Polres Bogor dalam mengantisipasi kemacetan di jalur puncak.

"Alhamdulilah pada hari Natal dan tahun baru 2017 ini tidak ada kemacetan maupun kecelakaan. Kami sebagai warga masyarakat mengucapkan terima kasih kepada semua pihak khususnya kepada Jajaran Polres Bogor Kabupaten yang telah turut serta bekerja keras dalam rangka menciptakan situasi lalu lintas serta kantibmas yang kondusif," kata Ketua Umum BPI KPNPA RI, Rahmad Sukendar dalam keterangannya, Minggu (31/12).

Rahmad menyebutkan, dari pantauan anggota BPI KPNPA RI yang dikerahkan ke jalur Puncak sampai Cianjur, situasi arus lalu lintas ramai lancar dan tidak ada kemacetan maupun kecelakan yang ditimbulkan dari pengendara yang ugal-ugalan ataupun kondisi kendaraan yang sudah tidak laik jalan.


Karena itulah ia menyayangkan informasi miring yang disebarluaskan di media sosial tentang situasi di jalur puncak. Bahkan disebutkan terjadi kecelakaan beruntun yang mengakibatkan korban laka lantas meninggal dunia.

"Kabar di medsos nyata itu semua adalah berita bohong alias hoax yang sengaja dikirimkan oleh oknum untuk menciptakan kegelisahan serta kegaduhan di masyarakat dan berasumsi negatif terhadap jajaran Kepolisian Jawa Barat, khususnya Polres Kabupaten Bogor," tegasnya.

Ia justru menilai kesiapan aparat kepolisian untuk mengantisipasi kemacetan lalu lintas jalur puncak Bogor sampai Cianjur adalah prestasi terbaik.

"Jajaran kepolisian telah bekerja keras di dalam melakukan tugasnya sehingga dapat memberikan rasa aman dan nyaman kepada para pengguna jalan warga masyarakat ibukota Jakarta yang merayakan libur natal dan tahun baru di puncak Bogor," pujinya.[wid]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

DPR Dukung Pasutri Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09

Turkmenistan Legalkan Kripto Demi Sokong Ekonomi

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39

Indonesia Kehilangan Peradaban

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18

Presiden Prabowo Diminta Masifkan Pendidikan Anti Suap

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11

Jalan dan Jembatan Nasional di 3 Provinsi Sumatera Rampung 100 Persen

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55

Demokrat: Diam Terhadap Fitnah Bisa Dianggap Pembenaran

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42

China Hentikan One Child Policy, Kini Kejar Angka Kelahiran

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44

Ide Koalisi Permanen Pernah Gagal di Era Jokowi

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22

Selengkapnya