Berita

Nusantara

KPAI Catat Angka Pengaduan Menurun

MINGGU, 31 DESEMBER 2017 | 11:49 WIB | LAPORAN:

Pengaduan masyarakat ke Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) diniai menurun selama 2017, namun kompleksitas kasus tercatat meningkat.

Ketua KPAI Susanto menjelaskan, laporan dan kasus yang masuk meliputi isu sosial dan anak dalam situasi darurat, keluarga dan pengasuhan alternatif, agama dan budaya, kesehatan dan napza. Kemudian pornografi dan cybercrime, anak berhadapan dengan hukum, traficking dan eksploitasi serta kasus perlindungan anak lain.

"Angka pengaduan 2017 ke KPAI menurun dibandingkan pada 2016. Jika pada 2016 angka pengaduan yang masuk sebanyak 4620 kasus tetapi pada 2017 menurun menjadi 3849 kasus," paparnya, Minggu (31/12).


Berikut catatan yang dirangkum KPAI;

1. Ditemukan animasi porno di aplikasi perpesanan WhatsApp
Kasus yang menghebohkan warganet menjelang akhir tahun ini bermula saat ditemukannya konten pornografi berupa gambar bergerak di aplikasi Whatsapp. Pihak KPAI sempat mengundang pihak Whatsapp untuk memberikan klarifikasi pada November lalu. Ada lima kesepakatan yang dihasilkan dari pertemuan itu, salah satunya penghapusan 100 persen konten berbau pornografi.

2. Anak terlibat terorisme
Berita 75 WNI termasuk anak-anak yang dideportasi dari Turki dan foto Hath Saiful Rasul yang memegang senjata laras panjang sempat viral di awal tahun 2017. Keduanya kasus terorisme, saya berkali-kali jemput anak ke bandara, ada yang ditangkap orang tuanya di Suriah diduga ikut ISIS. Kemudian dipulangkan saya sampai ke kantor BNPT.

3. Maraknya anak nikah siri
Situs nikahsirri.com sempat menggegerkan warganet di pertengahan September 2017. Situs tersebut menyediakan jasa kawin kontrak. Tak tanggung-tanggung situs ini juga diduga menyediakan lelang keperawanan dengan syarat minimal perempuan berusia 14 tahun. KPAI menyebut nikah siri sangat berbahaya karena merupakan pintu gerbang ke perdagangan manusia.

4. Pekerja anak di bawah umur di pabrik petasan
KPAI mencatat  terbakarnya sebuah pabrik petasan di Kosambi, Tangerang mempekerjakan anak di bawah umur. Tangerang yang merenggut puluhan korban jiwa pada akhir Oktober 2017 turut mengungkap soal pekerja anak yang masih berusia belasan tahun.

5. Tawuran gladiator
Kasus tawuran ala Gladiator di Rumpin, Bogor heboh jadi perbincangan warganet di akhir November 2017. Sejumlah siswa SMP berduel satu lawan satu, mengakibatkan ARS meregang nyawa. [wah]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

DPR Dukung Pasutri Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09

Turkmenistan Legalkan Kripto Demi Sokong Ekonomi

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39

Indonesia Kehilangan Peradaban

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18

Presiden Prabowo Diminta Masifkan Pendidikan Anti Suap

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11

Jalan dan Jembatan Nasional di 3 Provinsi Sumatera Rampung 100 Persen

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55

Demokrat: Diam Terhadap Fitnah Bisa Dianggap Pembenaran

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42

China Hentikan One Child Policy, Kini Kejar Angka Kelahiran

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44

Ide Koalisi Permanen Pernah Gagal di Era Jokowi

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22

Selengkapnya