Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

Sadar Sanitasi, Masyarakat Alor Tidak BABS Lagi

SABTU, 30 DESEMBER 2017 | 22:48 WIB | LAPORAN:

Nusa Tenggara Timur (NTT) menjadi provinsi keenam yang berhasil membuat masyarakatnya sadar sanitasi. Salah satu kelompok masyarakat, khususnya Alor, kini tidak Buang Air Besar Sembarangan (BABS) lagi.

Hal itu ditandai deklarasi Alor bebas BABS di Desa Waisika, Kecamatan Alor Timur Laut, Alor, NTT, beberapa waktu lalu.

"Alor yang awalnya sebagai daerah tertinggal dan terluar. Dengan komitmennya berhasil menjadi kabupaten pertama di NTT yang tidak BABS lagi," ungkap Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Eko Putro Sandjojo dalam siaran persnya, Sabtu (30/12).


Sebelumnya, dalam kunjungan kerjanya ke Kabupaten Alor, Eko mengatakan pihaknya telah membangun lebih dari 85 ribu unit MCK di seluruh Indonesia. Pembangunan MKC, urai Eko, menggunakan dana desa dalam dua setengah tahun ini. Namun menurutnya kebutuhan MCK di seluruh desa-desa di Indonesia, mencapai lima juta unit.

Dirinya mengungkapkan bahwa untuk memenuhi jumlah MCK tersebut, butuh partisipasi aktif dari masyarakat. Caranya, dengan meningkatkan kemampuan ekonomi masyarakat agar mereka mampu membangun MCK sendiri.

"Alor telah membuktikan berada di posisi terdepan berani mendeklarasikan 100 persen warganya tidak lagi BABS. Harapannya Alor bisa menjadi contoh di daerah lain juga," terang Eko.

Dalam lunjungannya, Eko juga menyempatkan hadir di perayaan Natal bersama pihak DPRD, TNI, Polri dan masyarakat Oikumene di Alor. Merujuk pada pesan Presiden Joko Widodo, dalam perayaan natal tersebut, Eko mengajak seluruh umat Kristiani di Indonesia agar jangan pernah lelah bekerja. Serta bersama-sama membangun desa.[dem]


Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

DPR Dukung Pasutri Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09

Turkmenistan Legalkan Kripto Demi Sokong Ekonomi

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39

Indonesia Kehilangan Peradaban

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18

Presiden Prabowo Diminta Masifkan Pendidikan Anti Suap

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11

Jalan dan Jembatan Nasional di 3 Provinsi Sumatera Rampung 100 Persen

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55

Demokrat: Diam Terhadap Fitnah Bisa Dianggap Pembenaran

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42

China Hentikan One Child Policy, Kini Kejar Angka Kelahiran

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44

Ide Koalisi Permanen Pernah Gagal di Era Jokowi

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22

Selengkapnya