Berita

Nusantara

Nurul Jadi Wali Kota Bandung, Ketua RW Dapat Rp 1 Juta Per Bulan

SABTU, 30 DESEMBER 2017 | 18:48 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Bakal Calon Wali Kota Bandung Nurul Arifin mengaku akan mengalokasikan anggaran untuk menggaji pengurus RT/RW dan Posyandu.

"Insentif RW, RT, dan kader Posyandu ini menjadi salah satu program prioritas yang kami usung," kata Nurul di hadapan ratusan kader Demokrat dalam acara Silaturahmi dan Konsolidasi Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat di Gedung Serba Guna, Jalan Parakaan Saat No. 3, Bandung.

Kata Nurul, Ketua RT/ RW dan kader Posyandu layak mendapatkan honor lebih besar dari yang selama ini. Sebab mereka memiliki beban kerja yang terbilang berat, bahkan bisa 24 jam langsung berhadapan dengan masyarakat.


Nurul menjelaskan jika dirinya terpilih memimpin Kota Bandung, Ketua RW akan mendapatkan insentif Rp 1 juta per bulan, atau meningkat Rp 700 ribu dari yang saat ini mereka terima Rp 300 ribu per bulan. Sedangkan Ketua RT akan menerima Rp 300 ribu dan kader Posyandu akan diberikan Rp 1,5 juta per bulan, yang sebelumnya hanya Rp 500 ribu.

Dengan insentif yang dijanjikannya, Nurul yang berpasangan dengan Chaerul Yaqin Hidayat dari Partai Demokrat, yakin melalui postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Bandung sekitar Rp 6,8 triliun per tahun, mampu menutupi insentif yang akan diberikan setiap bulannya.

"Kota Bandung ini angka pertumbuhan ekonominya tergolong tinggi, sekitar 7,7 persen dengan nilai APBD Rp 6,5-6,8 triliun yang 50 persen digunakan untuk belanja pegawai. Sebagai kepala daerah, kami memiliki diskresi menyisihkan beberapa miliar untuk insentif tersebut," ucap Nurul seperti dilansir Kantor Berita RMOLJabar.[dem]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

BNI Ingatkan Nasabah, Waspada Modus Penipuan BNIdirect

Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:06

Diduga Palsukan KTA, Sekjen dan Waketum PPP Dipolisikan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:47

DPR Nilai Dukungan Publik terhadap Program MBG Tetap Kuat Meski Diterpa Kasus Korupsi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:09

Seleksi Pejabat Kemenag Kini Makin Ketat, Rekam Jejak Jadi Penentu

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:04

Soal Protes Kenaikan BBM, DPR Ingatkan Harga di Indonesia Masih Relatif Murah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:34

Program Padat Karya Jaga Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:29

Kejagung: Motor Listrik MBG Bukan untuk Disita, Tapi Segera Disalurkan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:24

LEMIGAS dan Pertagas Resmi Berkolaborasi di Proyek Cisem II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:55

Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:51

Bank Mandiri Siapkan Rp1,95 Triliun untuk Lunasi Green Bond Seri A

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:33

Selengkapnya