Berita

Polisi New York berjaga/The Guardian

Dunia

Waspada Serangan, Ini Pengamanan Ketat Malam Tahun Baru Di Times Square

SABTU, 30 DESEMBER 2017 | 14:24 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Departemen Kepolisian New York City mengambil langkah ekstra untuk menjamin keselamatan warga yang hendak merayakan tahun baru di Times Square.

Polisi menjanjikan pengamanan yang lebih ketat daripada yang pernah dilakukan sebelumnya di pusta New York.

Selain tentara penembak jitu, polisi juga mengerahkan petugas pengawas barang dan detektor logam. Selain itu, polisi juga mengandalkan bantuan dari sekelompok anjing yang dilatih untuk mengendus sejumlah partikel peledak yang tertinggal di belakang.


Sekitar 125 area parkir di sekitar Times Square juga akan dikosongkan sebelum perayaan tersebut. Dengan demikian tidak ada yang memiliki kesempatan untuk menyelinap dalam sebuah bom mobil.

Detektif juga sudah ditugaskan ke hotel bertingkat tinggi di daerah tersebut, dengan tujuan untuk mencegah jenis serangan yang terjadi seperti yang terjadi di Las Vegas pada bulan Oktober lalu, ketika seorang pelaku menembaki kerumunan orang yang tengah menonton konser terbuka.

Komisaris Polisi James O'Neill mengatakan bahwa petugas telah bekerja sama dengan keamanan hotel.

"Ini akan menjadi salah satu peristiwa terlindungi dan diproteksi dengan baik di salah satu tempat teraman di seluruh dunia," kata O'Neill seperti dimuat The Guardian.

Pengamanan yang diperketat ini bukan tanpa alasan, pasalnya sepanjang tahun ini terjadi dua penembakan massal paling mematikan dalam sejarah Amerika Serikat.

Selain penembakan di Las Vegas, di mana 58 orang terbunuh, sebuah penembakan lainnya terjadi di Sutherland Springs, Texas dan menyebabkan 26 kematian pada bulan November. [mel]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

Tidak Mengutuk Tapi Ayo Gugat Israel di PBB

Minggu, 05 April 2026 | 01:55

Energi Transisi Sulap Desa Rentan jadi Resisten

Minggu, 05 April 2026 | 01:32

1.305 Rekomendasi Audit BPK di Kementerian PU Belum Tuntas

Minggu, 05 April 2026 | 01:10

Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Buntut Demo Kenaikan BBM

Minggu, 05 April 2026 | 00:52

Menang di Tingkat Kasasi, Natalia Rusli Fokus Kawal Perkara Pidana

Minggu, 05 April 2026 | 00:32

Pemerintah Desak DK-PBB Lindungi Pasukan Perdamaian di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 00:12

Pelni Sukses Layani 467 Ribu Penumpang Selama Arus Mudik-Balik Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 23:57

KSAD: Tiga Prajurit Gugur, Kami Sangat Kehilangan

Sabtu, 04 April 2026 | 23:32

Menlu Ungkap Ada Tiga Prajurit TNI Lagi Terluka di Lebanon

Sabtu, 04 April 2026 | 23:11

ITERA: Fenomena Langit Lampung Timur Diduga Sampah Antariksa Roket China

Sabtu, 04 April 2026 | 22:42

Selengkapnya