Berita

Hassan Rouhani/BBC

Dunia

Gelombang Protes Anti-Pemerintah Menyebar Di Kota-kota Besar Iran

SABTU, 30 DESEMBER 2017 | 06:30 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

. Demonstrasi anti-pemerintah yang dimulai di Iran pada hari Kamis kini telah menyebar ke beberapa kota besar di negara tersebut.

Sejumlah besar dilaporkan ternyata di Rasht, di utara, dan Kermanshah, di barat, dengan demonstrasi yang lebih kecil di Isfahan, Hamadan dan tempat lain.

Protes dimulai melawan kenaikan harga namun sempat menimbulkan kecaman umum terhadap peraturan klerus dan kebijakan pemerintah. Sejumlah kecil orang telah ditangkap di Teheran.


Demonstrasi dimulai di kota Mashhad di timur laut pada hari Kamis (28/12).

Orang-orang di sana turun ke jalan untuk mengekspresikan kemarahan pada pemerintah dengan harga tinggi, dan melepaskan kemarahan mereka terhadap Presiden Hassan Rouhani. Lima puluh dua orang ditangkap karena meneriakkan slogan-slogan yang keras.

Protes menyebar ke kota-kota lain di timur laut, dan beberapa berkembang menjadi demonstrasi anti-pemerintah yang lebih luas, menyerukan pembebasan tahanan politik dan penghentian pemukulan polisi.

Pada hari Jumat, meski ada peringatan dari pihak berwenang, demonstrasi tersebut menyebar lebih jauh ke beberapa kota terbesar di negara ini.

Mereka mewakili ekspresi ketidakpuasan publik yang paling serius dan meluas di Iran sejak demonstrasi besar-besaran di tahun 2009 yang mengikuti sebuah pemilihan yang disengketakan, kata para wartawan. Demikian seperti dimuat BBC. [mel]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya