Berita

Jalur Selatan/net

Nusantara

Hindari Kepadatan, Pemudik Dianjurkan Lewat Jalur Selatan

JUMAT, 29 DESEMBER 2017 | 20:34 WIB | LAPORAN:

Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengimbau kepada para pemudik agar memanfaatkan jalur selatan bagi yang akan menuju Jawa Tengah dan Jawa Timur dalam libur Natal 2017 dan Tahun 2018.

Direktur Angkutan dan Multimoda Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Cucu Mulyana mengatakan, hal ini perlu dilakukan untuk mengantisipasi tingkat kepadatan lalu lintas di jalur utara.

"Jalur selatan selama ini masih belum banyak dimanfaatkan, untuk itu diimbau untuk mengantisipasi peningkatan kepadatan di liburan Natal pada 22-23 Desember 2017, dan tahun baru 2018 pada 30-31 Desember 2017 maka masyarakat dapat memantau dan menentukan untuk melewati jalur selatan atau utara," jelas Cucu disela peninjauan sekaligus ramp check di Terminal Tipe A Banjar di Banjar, Jawa Barat, Kamis (21/12).


Cucu menegaskan agar seluruh jajaran di Direktorat Jenderal Perhubungan Darat khususnya dapat menunjukkan pelayanan terbaik kepada masyarakat pada masa angkutan nataru tahun ini.

Pihaknya juga berharap tahun depan fungsi BPTD (Balai Pengelola Transportasi Darat) sebagai pengawas dan pembinaan terminal tipe A dan UPPKB (Unit Pelayanan Penimbangan Kendaraan Bermotor) dapat lebih optimal.

"Ini menjadi tantangan bagi kita untuk mengembalikan citra angkutan jalan. Kelebihan kita dibandingkan angkutan udara dan kereta adalah kita melayani door to door service, seperti kita melaksanakan perjalanan ke Wonosobo, naik pesawat dan kereta tidak dapat langsung sampai ke Wonosobo," ujarnya.

Dia menambahkan bahwa pihaknya tidak dapat memberikan toleransi apabila masih terjadi pungutan liar. "Saya berpesan untuk tidak melakukan pungli. Saat ini penegak hukum sudah menggunakan analisis kumulatif, dimana mereka tidak menilai besar kecilnya pungli, tetapi potensi kumulatif yang didapat dalam jangka waktu tertentu," jelasnya.

Saat melakukan ramp check terhadap bus di terminal tipe A Banjar dan Kuningan, pihaknya menemukan salah satu kendaraan yang Kartu Pengawasannya habis. Cucu juga menemukan ruang istirahat supir yang kurang layak dimana hanya beralaskan karpet dan meminta untuk dilakukan peningkatan fasilitas.

"Hal ini harus menjadi perhatian karena kota Banjar merupakan wilayah perlintasan perbatasan antara Jawa Barat dengan Jawa Tengah, dimana menjadi titik lelah pengendara bus," demikian Cucu. [san]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

DPR Dukung Pasutri Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09

Turkmenistan Legalkan Kripto Demi Sokong Ekonomi

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39

Indonesia Kehilangan Peradaban

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18

Presiden Prabowo Diminta Masifkan Pendidikan Anti Suap

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11

Jalan dan Jembatan Nasional di 3 Provinsi Sumatera Rampung 100 Persen

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55

Demokrat: Diam Terhadap Fitnah Bisa Dianggap Pembenaran

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42

China Hentikan One Child Policy, Kini Kejar Angka Kelahiran

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44

Ide Koalisi Permanen Pernah Gagal di Era Jokowi

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22

Selengkapnya