Berita

Koalisi Pejalan Kaki/RMOL

Nusantara

Koalisi Pejalan Kaki: Fungsi Trotoar Ditawar, Tanda Anies-Sandi Gagal

JUMAT, 29 DESEMBER 2017 | 19:15 WIB | LAPORAN:

Memasuki hari ke-7 penataan Tanah Abang, trotor masih saja dibajak oleh para Pedagang Kaki Lima (PKL). Hak pejalan kaki dirampas akibat kebijakan penataan Kawasan Tanah yang diperbolehkan berjualan namun tidak boleh melebihi garis kuning.

Ketua Koalisi Pejalan Kaki, Alfred Sitorus mengungkapkan fakta tersebut menandakan penataan Tanah Abang jelas tidak mencapai target sasaran.

"Menurut pantauan, kita lihat saja, dari ujung jalan, trotoarnya masih diokupansi. Berarti gagal yang untuk membenahi jalur para pejalan kaki. Pembenahan untuk trotoarnya kami masih kecewa. Ini sudah hari ke-7, tapi masih dipergunakan untuk berjualan," ujarnya kepada wartawan di Jalan Jatibaru Raya, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (29/12).


Tak hanya itu, Alfred menilai penegakan hukum perlu dilakukan lantaran penggunaan pembatas garis kuning sebagai batas dinilai keliru. Jalur yang diperuntukan bagi disabilitas pun menjadi tertutup.

"Yang kami minta sekarang law enforcement, ini garis kuning jangan dijadikan pembatas, ini keliru. Nanti tuna netra dan disabilitas mau berjalan lewat mana kalau alat bantunya saja ditutupi pedagang?," ungkapnya.

Untuk itu Alfred berharap Pemprov DKI Jakarta dapat mengkaji ulang kebijakan tersebut agar trotoar bisa digunakan sebagaimana fungsinya yakni untuk pejalan kaki.

"Ini merupakan kegagalan kita membangun kota kalau trotoar masih ditawar-tawar fungsinya. Menurut saya ini perlu dikaji ulang. Kalau memang peraturannya memperbolehkan, kami harus legowo menerima, silahkan, gak masalah," demikian Alferd. [san]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

DPR Dukung Pasutri Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09

Turkmenistan Legalkan Kripto Demi Sokong Ekonomi

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39

Indonesia Kehilangan Peradaban

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18

Presiden Prabowo Diminta Masifkan Pendidikan Anti Suap

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11

Jalan dan Jembatan Nasional di 3 Provinsi Sumatera Rampung 100 Persen

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55

Demokrat: Diam Terhadap Fitnah Bisa Dianggap Pembenaran

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42

China Hentikan One Child Policy, Kini Kejar Angka Kelahiran

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44

Ide Koalisi Permanen Pernah Gagal di Era Jokowi

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22

Selengkapnya