Berita

Foto: Kemah Indonesia

Nusantara

Aktivis: Menteri Siti Layak Disebut Kartini Srikandi Lingkungan Hidup

JUMAT, 29 DESEMBER 2017 | 16:20 WIB | LAPORAN:

Aktivis lingkungan yang tergabung dalam Komite Pemuda Menjaga Hutan (Kemah) Indonesia mengapresiasi kinerja Menteri Lingkungan Hidup Kehutanan, Siti Nurbaya beserta jajarannya selama setahun belakangan.

Sekjen Kemah Indonesia, Heru Purwoko menyatakan, kinerja Kementerian LHK di bawah Siti Nurbaya memuaskan. Hal ini dinilai dari luas area kekabaran hutan dan lahan di Indonesia hingga akhir tahun 2017 telah menurun secara drastis dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

"Ini amatlah sangat penting mengingat Indonesia sebagai negara paru-paru dunia   , jutaan masyarakat yang terkena dampak kebakaran hutan dan lahan saat ini bisa bebas menghirup udara bersih, dan ekosistem lingkungan semakin terjaga dengan baik," terang Heru.


Kemah Indonesia juga  mencatat di tahun 2017, Menteri Siti Nurbaya beserta jajaran KLHK, membuat korporasi ataupun pihak-pihak yang selama ini 'bandel' menjadi  tidak  dapat berkutik sama sekali. Ini terbukti dari sejumlah gugatan terhadap PT RKK atas dakwaan membakar hutan dan lahan, yang dimenangkan KLHK.

"Penegakan hukum bagi korporasi yang terlibat kebakaran hutan dan lahan, baik  tindakan secara administrasi, pidana, maupun perdata sangatlah tidak main-main. Ini menjadi bentuk keseriusan dari pemerintah melalui KLHK untuk melakukan tindakan tegas kepada siapa saja mereka pelaku kejahatan lingkungan dan kehutanan," paparnya.

Selain PT RKK, beberapa putusan pengadilan yang telah dimenangkan KLHK melawan korporasi pelaku karhutla di antaranya dengan PT. Kallista Alam, PT. Jatim Jaya Perkasa, PT. Bumi Mekar Hijau, PT. National Sago Prima, PT. Waringin Agro Jaya, dan PT. Way Musi Agroindah  .

Sementara itu, Divisi Penggalangan Kemah Indonesia, Yefta Bakarbessy menambahkan bahwa KLHK juga gencar melaksanakan perhutanan sosial yang diharapkan bisa mengurangi kesenjangan ekonomi masyarakat di pedesaan dengan perkotaan.

"Kebijakan perhutanan sosial telah menitikberatkan pada pemberian fasilitas terhadap rakyat untuk tujuan kemakmuran. Rakyat dapat mengakses sumber daya hutan yang ada di sekitarnya melalui program perhutanan sosial," tegas Yefta.

Pemerintah telah mengalokasikan kawasan hutan seluas 12,7 juta hektar (10 persen dari luas kawasan hutan Indonesia) untuk masyarakat melalui program perhutanan sosial dengan skema Hutan Kemasyarakatan, Hutan Desa, Hutan Adat, Hutan Tanaman Rakyat dan Kemitraan.

Dalam catatan Kemah Indonesia, lanjut Yefta, masyarakat sangat puas atas upaya-upaya yang telah dilakukan Menteri Siti Nurbaya beserta jajarannya di KLHK.     

"Menteri Siti Nurbaya yang dikenal bekerja dengan senyap tanpa hiruk-pikuk kegaduhan dalam menjaga kelestarian hutan Indonesia, sangat tepat untuk disebut sebagai Kartini Srikandi Lingkungan Hidup," pungkasnya.[wid]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Kematian Ali Khamenei, Jalan Iran Kembangkan Nuklir untuk Militer

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:18

May Day: Jeritan Mantan Pekerja Sritex Menagih Janji Negara

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:08

Langkah Prabowo Ratifikasi ILO 188 Jadi Momentum Perbaikan Sektor Perikanan

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:39

Hari Buruh Tak Cuma Orasi, Massa Main Games hingga Nonton Efek Rumah Kaca

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:32

DPR Akui Disparitas Upah Buruh Terlalu Jauh

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:20

Apa Perbedaan Hardiknas dan Hari Guru Nasional? Ini Sejarahnya

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:59

KSBSI: Prabowo Jadi Presiden Ketiga di Dunia yang Rayakan May Day Bareng Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:55

Google Doodle Rayakan Hari Buruh 2026, Tampilkan Ilustrasi Para Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:49

Ketua Komisi III Jamin Keamanan Aktivis saat Perjuangkan Hak Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:47

Japan Airlines Uji Coba Robot Humanoid untuk Atasi Kekurangan Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:42

Selengkapnya