Berita

Danny Pomanto/net

Nusantara

Danny Pomanto: Makassar Fokus Perhatikan Atletnya

JUMAT, 29 DESEMBER 2017 | 13:27 WIB | LAPORAN:

Wali Kota Makassar M. Ramdhan Pomanto mengatakan pihaknya akan memfokuskan perhatian kepada para atlet.

Menurut Danny yang juga mantan atlet softball, dua hal yang menjadi kebanggaan kota ataupun negara yakni kultur dan olah raganya. Dua-duanya, kalau tidak dijaga dan dikawal dengan baik, akan ditunggangi oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab. Di lapangan, banyak orang yang melakukan transfer pemain tapi tidak taat pada aturan.

"Tentu kondisi ini yang paling dirugikan itu di Sulawesi Selatan karena talenta-talenta luar biasa itu dari Sulsel, dan paling banyak dibajak memang dari wilayah kita," jelasnya saat menjadi pembicara dalam diskusi bertema 'Raih Prestasi Tanpa Pembajakan Atlet' di Graha Pena, Jakarta, Kamis malam (28/12).


Danny mengatakan, untuk mengatasi hal tersebut, para atlet nantinya akan disediakan lapangan pekerjaan. Hal ini sebagai bentuk perhatian kepada para atlet yang sudah berupaya mengharumkan nama baik Kota Makassar.

"Misalnya kita masukkan dia sebagai honorer di Pemerintah Kota Makassar. Salah satu caranya seperti itu, dari pada sekarang banyak atlet yang terbuang tanpa ada perhatian dari pemerintah. Saya akan memberikan hal lebih, karena saya pernah merasakan jadi atlet," ungkapnya.

Keseriusan Danny terhadap atlet dapat dilihat dari anggaran yang diperuntukkan hanya untuk melihat cabang-cabang olah raga semakin meningkat. Di mana, tahun 2018, alokasi anggaran sudah mencapai Rp 25 miliar.

"Semenjak saya jadi wali Kota Makassar, anggaran awal itu untuk KONI Rp 900 juta lalu naik menjadi Rp 13 miliar, dan tahun depan Rp 25 miliar," tuturnya.

Tak hanya itu, ke depan, Karebosi juga akan dijadikan kawasan olah raga 24 jam dengan segala fasilitas lengkap. Danny juga akan membangun Stadion Untia seluas 10 hektare yang rencana gambarnya akan diluncurkan awal tahun 2018. Oleh karena itu, dia menyebut permasalahan atlet menjadi pekerjaan rumah nasional yang harus ditangani secepatnya secara bersama. [wah]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Kematian Ali Khamenei, Jalan Iran Kembangkan Nuklir untuk Militer

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:18

May Day: Jeritan Mantan Pekerja Sritex Menagih Janji Negara

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:08

Langkah Prabowo Ratifikasi ILO 188 Jadi Momentum Perbaikan Sektor Perikanan

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:39

Hari Buruh Tak Cuma Orasi, Massa Main Games hingga Nonton Efek Rumah Kaca

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:32

DPR Akui Disparitas Upah Buruh Terlalu Jauh

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:20

Apa Perbedaan Hardiknas dan Hari Guru Nasional? Ini Sejarahnya

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:59

KSBSI: Prabowo Jadi Presiden Ketiga di Dunia yang Rayakan May Day Bareng Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:55

Google Doodle Rayakan Hari Buruh 2026, Tampilkan Ilustrasi Para Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:49

Ketua Komisi III Jamin Keamanan Aktivis saat Perjuangkan Hak Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:47

Japan Airlines Uji Coba Robot Humanoid untuk Atasi Kekurangan Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:42

Selengkapnya