Berita

Foto: RMOL Jabar

Nusantara

Operasi Pasar Beras Sepi Peminat

JUMAT, 29 DESEMBER 2017 | 11:48 WIB

Operasi pasar beras yang digelar Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Indag) Kabupaten Tasikmalaya bekerja sama dengan Bulog sepi peminat.

Beras yang banderol Rp 8.500 per kilogram kurang diminati masyarakar. Meskipun operasi pasar digelar di lokasi Pasar Singaparna.

"Seperti yang bisa dilihat ini belum ada peminat dari masyarakat dengan operasi pasar beras ini, ada banyak faktor kalau saya liat sepinya peminat," papar Kasi Perdagangan Dalam Negeri Indag Kabupaten Tasikmalaya, Budi Rahmat, seperti diberitakan RMOLJabar.Com, Jumat (29/12).


Menurut dia, salah satu faktor penyebabnya karena saat ini warga masih fokus liburan dan persediaan beras masih aman.

"Sebetulnya kami sudah menghubungi kecamatan untuk mensosialisasikan, tapi ini akan jadi bahan evaluasi kami," papar Budi.

Operasi pasar beras ini dalam rangka gerakan stabilitas harga beras serta pasokannya di pasaran. Operasi pasar kali ini, Dindag bersama Bulog menyediakan 1 ton beras jenis medium.[wid]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

DPR Dukung Pasutri Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09

Turkmenistan Legalkan Kripto Demi Sokong Ekonomi

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39

Indonesia Kehilangan Peradaban

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18

Presiden Prabowo Diminta Masifkan Pendidikan Anti Suap

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11

Jalan dan Jembatan Nasional di 3 Provinsi Sumatera Rampung 100 Persen

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55

Demokrat: Diam Terhadap Fitnah Bisa Dianggap Pembenaran

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42

China Hentikan One Child Policy, Kini Kejar Angka Kelahiran

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44

Ide Koalisi Permanen Pernah Gagal di Era Jokowi

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22

Selengkapnya