Berita

Kedubes AS di Turki/BBC

Dunia

AS Lanjutkan Layanan Visa Di Turki

JUMAT, 29 DESEMBER 2017 | 08:53 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Misi Amerika Serikat di Turki segera melanjutkan layanan visa penuh menyusul jaminan keamanan dari pemerintah Turki terhadap staf konsuler Amerika Serikat.

Sebelumnya diketahui bahwa layanan visa non-imigran Amerika Serikat dihentikan sementara setelah penangkapan salah satu karyawan konsulatnya pada bulan Oktober lalu.

Pekerja tersebut telah ditahan karena diduga memiliki hubungan dengan seorang ulama yang dipersalahkan atas kudeta yang gagal tahun lalu di Turki, Fetullah Gulen.


Namun kini, Departemen luar negeri AS mengatakan bahwa yakin bahwa postur keamanan telah meningkat dengan cukup baik sehingga layanan kembali dilanjutkan.

Turki juga dinilai telah mematuhi jaminan tingkat tinggi yang diajukan ke Amerika Serikat.

Kedutaan Turki di Washington menyambut baik keputusan Amerika Serikat tersebut dan mengatakan bahwa pembatasan visa untuk warga negara Amerika Serikat yang diberlakukan sejak dimulainya perselisihan juga akan dicabut. [mel]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Polisi Tangkap Pembacok Pegawai Toko Roti di Cengkareng

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:55

Bank Mandiri Gelar Mandiri Lelang Festival 2026, Penawaran 50% di Bawah Pasaran

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:51

KPK Jangan Omdo, Dugaan Korupsi Sinyal Kereta Harus Dibongkar Tuntas

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:40

DPR Sebut Skandal Seksual di Ponpes Pati sebagai Pelanggaran HAM Berat

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16

Unhas Siap jadi Pusat Unggulan MBG di Indonesia Timur

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50

Kapolri Siap Eksekusi 3.000 Halaman Rekomendasi Reformasi Polri

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:44

Kompetisi Perguruan Tinggi Tanpa Fondasi Keadilan

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:25

Pelanggaran Tambang Tidak Cukup Diselesaikan dengan Uang

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:00

KPK Kembangkan Penyidikan Baru Kasus OTT Anak Buah Bobby Nasution

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Terima 10 Buku Rekomendasi Reformasi Polri di Istana

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:47

Selengkapnya