Berita

Dishub DKI Sigit/RMOL

Nusantara

Rekayasa Lalu Lintas Tanah Abang Masih Dalam Tahap Evaluasi

KAMIS, 28 DESEMBER 2017 | 19:08 WIB | LAPORAN:

Wakil Kepala Dinas Perhubungan DKI Sigit Wijatmoko menilai kemacetan yang terjadi akibat adanya rekayasa lalu lintas dalam penataan Kawasan Tanah Abang adalah hal yang wajar. Kebijakan itu kata Sigit masih proses tahap evaluasi.

"Ya kan biasa. Artinya begini, satu kebijakan kan kita amati dan kita evaluasi hari-harinya kan," ujarnya di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Kamis (28/12).

Menurut Sigit proses rekayasa lalu lintas yang diberlakukan demi menyukseskan kebijakan Gubernur DKI dalam manata Tanah Abang dan mengubah pola prilaku masyarakat agar lebih menggunakan transportasi massal.


"Kami membangun kawasan Tanah Abang. Bagaimana pendekatan transportasi ini bisa mengubah pola perjalanan dan nanti juga merubah pola perilaku masyarakat. Khususnya menggunakan angkutan umum," tandasnya.

Sigit juga mengaku Pemprov DKI secepatnya akan membangun shuttle bus di Kawasan Tanah Abang untuk mengintegrasikan angkutan umum dan Transjakarta Tanah Abang Explorer.

"Untuk angkutan lanjutannya, karena kalau sekarang ini kan menumpuk di satu titik di pintu keluar. Nah ini kita sekarang dengan penyediaan shuttle ini membagi nih distribusi titik-titik kumpul ini tidak disatu lokasi," demikian Sigit. [san]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

DPR Dukung Pasutri Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09

Turkmenistan Legalkan Kripto Demi Sokong Ekonomi

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39

Indonesia Kehilangan Peradaban

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18

Presiden Prabowo Diminta Masifkan Pendidikan Anti Suap

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11

Jalan dan Jembatan Nasional di 3 Provinsi Sumatera Rampung 100 Persen

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55

Demokrat: Diam Terhadap Fitnah Bisa Dianggap Pembenaran

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42

China Hentikan One Child Policy, Kini Kejar Angka Kelahiran

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44

Ide Koalisi Permanen Pernah Gagal di Era Jokowi

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22

Selengkapnya