Berita

Anies/net

Nusantara

Kondisi Ekonomi Lemah, Anies Bakal Rutin Gelar Nikahan Massal

RABU, 27 DESEMBER 2017 | 22:02 WIB | LAPORAN:

Perayaan Malam Tahun Baru 2018 nanti akan diisi berbagai acara. Salah satunya adalah nikah massal yang bakal diikuti oleh ratusan pasangan.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan menjelaskan bahwa tujuan dari digelarnya nikah massal yang tak memungut biaya sepeserpun itu adalah untuk membantu masyarakat ekonomi lemah dalam menunaikan ibadah.

Nikah massal itu kata dia hanya bagi pasangan siap nikah, namun kesulitan dalam biaya nikah karena kondisi ekonomi mereka yang juga lemah.


"Menyewa gedung menyewa tempat untuk bisa menikah itu maslaah tersendiri. Jadi dengan disediakan fasilitas begini, maka insya Allah akan lebih mudah untuk mereka intinya adalah salah satu cara kita untuk berpihak kepada yang lemah, memfasilitasi yang lemah, mereka juga bisa merasakan kebahagiaan kebahagiaan di Kota Jakarta," katanya di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (27/12).

Anies menjelaskan, nikah massal gratis bakal diikuti oleh 534 pasangan. Jumlah yang tak terlampau banyak itu katanya karena persiapan yang dilakukan Pemprov hanya dalam waktu singkat.

Namun, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) ini berharap bahwa di perayaan tahun depan, pihaknya bisa menikahkan lebih banyak lagi pasangan yang notabene juga merupakan warga Jakarta.

"Mudah-mudahan di tahun depan kita bisa anggarkan lebih awal. Sehingga kita bisa membantu sauda-saudara kita. Bahkan siapa saja bisa menyelenggarakan pernikahan massal itu. Kita bisa kerjasama dengan KUA, kantor catatan sipil. Dan kita tahu beberapa tahun terakhir ini juga banyak masyarakat melalui program CSR menyelenggarakan pernikahan massal. Ini sangat membantu untuk warga," demikian Anies. [san]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Tak Ada Pintu Setop Perang Iran versus AS-Israel

Sabtu, 02 Mei 2026 | 04:02

Prabowo di Tengah Massa Buruh Tak Lagi Hadapi Kritik, tapi Terima Dukungan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 04:00

Pertama Kali Presiden RI Dielu-elukan Buruh

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:28

Polri Apresiasi Massa Buruh Tertib

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:20

Perpres Ojol 92 Persen Bisa Picu Kenaikan Tarif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:01

Jumhur Hidayat Jadi Menteri LH: Politik Merangkul untuk Mengendalikan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:42

Waspada Gelombang Tinggi saat Libur Panjang Pekan Ini

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:19

Kaji Ulang Wacana Pemangkasan Jaminan Kesehatan Aceh

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:00

Perbedaan Lokasi May Day Tak Perlu Diperdebatkan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 01:32

Perpina DKI Serukan Kepemimpinan Perempuan Berdaya

Sabtu, 02 Mei 2026 | 01:06

Selengkapnya