Berita

Nusantara

Timbulkan Kemacetan, DPRD Jateng Minta Gerbang Tol Tembalang Dibongkar

RABU, 27 DESEMBER 2017 | 15:53 WIB | LAPORAN:

Kemacetan lalu lintas yang sering terjadi di Gerbang Tol Tembalang, Kota Semarang mendapat perhatian serius dari kalangan DPRD Provinsi Jawa Tengah.

Anggota Komisi C DPRD Jateng Muhammad Rodhi mengatakan, salah satu solusi untuk mengurangi kemacetan di ruas tol tersebut adalah dengan membongkar gerbang tol.

"Meski ini aset Jateng yang jadi bagian dari aspirasi di Komisi C, bongkar saja. Solusi yang paling efektif saat ini Gerbang Tol Tembalang ya dibongkar, tidak ada gerbang tol di kawasan tersebut," bebernya kepada wartawan, Rabu (27/12).


Sebagaimana diketahui, jalur itu menjadi salah satu titik kemacetan di Kota Semarang. Kemacetan semakin bertambah parah saat musim liburan. Di sisi lain, pengemudi yang tidak sadar berlalu lintas semakin memperparah kemacetan karena saling menyerobot tanpa memperhitungkan keselamatan orang lain.

Menurut Rodhi, saat ini, kondisi Gerbang Tol Tembalang menjadi titik kemacetan paling sering di Semarang.

"Kendaraan dengan ketinggian di atas dua meter harus belok ke arah kiri padahal di depannya ada kendaraan kecil yang hendak lewat. Saya kira ini menjadi polemik," ujar politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu.

Lebih lanjut, Rodhi menuturkan bahwa meskipun beda pengelolaan perusahaan dengan ruas tol lain tidak menjadi masalah.  

"Saya kira tinggal masalah teknis, apalagi sekarang semuanya pakai gerbang tol otomatis (GTO), sehingga penggunaannya lebih mudah, semuanya pakai kartu. Mau masuk ke tol bisa dibuatkan pintu masuk dari arah Perintis Kemerdekaan, nanti bisa keluar di Gerbang Tol Manyaran," paparnya.

Sementara, dari sisi pendapatan lain, hal itu ada kaitannya dengan kenyamanan para penggguna jalan tol.

"Jika jalan tersebut dibongkar atau di-off-kan pengguna jalan akan menggunakan dengan lancar dan nyaman. Secara tidak langsung saya kira akan mempengaruhi peningkatan pendapatan," demikian Rodhi. [wah] 

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya