Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

600 Warga Palestina Ditahan Sejak Pengakuan Yerusalem Oleh AS

RABU, 27 DESEMBER 2017 | 12:43 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Lebih dari 600 warga Palestina telah ditahan oleh pasukan rezim Tel Aviv sejak tindakan Washington untuk mengakui Yerusalem al-Quds sebagai ibukota Israel.

Menurut Masyarakat Tahanan Palestina pada hari Selasa, 610 orang Palestina, termasuk 170 anak di bawah umur, 12 wanita dan tiga orang terluka telah ditangkap dalam tiga minggu sejak Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkannya.

Kelompok tersebut mencatat bahwa pada hari Selasa setidaknya 24 orang Palestina ditangkap saat penyerbuan menjelang fajar di Tepi Barat.


Ia menambahkan bahwa menurut data resmi PBB, antara 5 Desember dan 18 Desember tahun ini, pasukan Israel terlibat dalam operasi pencarian dan penangkapan di seluruh wilayah pendudukan Palestina.

Rezim Israel telah lama melakukan serangan sehari-hari ke Gaza dan di sekitar zona penyangga yang terletak di kedua sisi darat dan laut Jalur Gaza. Demikian seperti dimuat Press TV. [mel]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Polisi Tangkap Pembacok Pegawai Toko Roti di Cengkareng

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:55

Bank Mandiri Gelar Mandiri Lelang Festival 2026, Penawaran 50% di Bawah Pasaran

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:51

KPK Jangan Omdo, Dugaan Korupsi Sinyal Kereta Harus Dibongkar Tuntas

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:40

DPR Sebut Skandal Seksual di Ponpes Pati sebagai Pelanggaran HAM Berat

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16

Unhas Siap jadi Pusat Unggulan MBG di Indonesia Timur

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50

Kapolri Siap Eksekusi 3.000 Halaman Rekomendasi Reformasi Polri

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:44

Kompetisi Perguruan Tinggi Tanpa Fondasi Keadilan

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:25

Pelanggaran Tambang Tidak Cukup Diselesaikan dengan Uang

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:00

KPK Kembangkan Penyidikan Baru Kasus OTT Anak Buah Bobby Nasution

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Terima 10 Buku Rekomendasi Reformasi Polri di Istana

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:47

Selengkapnya