Berita

Yerusalem/Net

Dunia

10 Negara Lagi Siap Ikuti Jejak AS Dan Guatemala Akui Yerusalem Sebagai Ibukota Israel

SELASA, 26 DESEMBER 2017 | 13:31 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Wakil Menteri Luar Negeri Israel Tzipi Hotovely mengatakan kepada radio Kan Bet, ada 10 negara lagi yang mempertimbangkan untuk mengakui Yerusalem sebagai ibukota Israel selain Amerika Serikat dan Guatemala.

Hotovely mengatakan 10 negara tersebut mengikuti jejak Presiden Guatemala Jimmy Morales, yang pada hari Minggu lalu menyatakan bahwa kedutaan negaranya akan dipindahkan ke Yerusalem.

Namun Hotodely tidak menyebutkan siapa 10 negara tersebut. Ia hanya mengatakan bahwa banyak dari negara-negara tersebut memiliki tradisi Kristen yang kuat.


Sebagai informasi, dalam sidang khusus Majelis Umum PBB beberapa waktu lalu, Amerika Serikat, Israel dan enam negara lainnya memilih untuk mendukung keputusan Amerika Serikat mengakui Yerusalem sebagai ibukota Israel. Keenam negara itu adalah Honduras, Kepulauan Marshall, Mikronesia, Nauru, Palau dan Togo.

Dalam sidang tersebut, Filipina, Republik Ceko dan Rumania tidak mendukung Amerika Serikat. Namun Russia Today mengabatkan bahwa negara tersebut ada kemungkinan bergabung dengan Guatemala dan Amerika Serikat. [mel]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Polisi Tangkap Pembacok Pegawai Toko Roti di Cengkareng

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:55

Bank Mandiri Gelar Mandiri Lelang Festival 2026, Penawaran 50% di Bawah Pasaran

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:51

KPK Jangan Omdo, Dugaan Korupsi Sinyal Kereta Harus Dibongkar Tuntas

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:40

DPR Sebut Skandal Seksual di Ponpes Pati sebagai Pelanggaran HAM Berat

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16

Unhas Siap jadi Pusat Unggulan MBG di Indonesia Timur

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50

Kapolri Siap Eksekusi 3.000 Halaman Rekomendasi Reformasi Polri

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:44

Kompetisi Perguruan Tinggi Tanpa Fondasi Keadilan

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:25

Pelanggaran Tambang Tidak Cukup Diselesaikan dengan Uang

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:00

KPK Kembangkan Penyidikan Baru Kasus OTT Anak Buah Bobby Nasution

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Terima 10 Buku Rekomendasi Reformasi Polri di Istana

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:47

Selengkapnya