Berita

Net

Nusantara

Tahun Depan Pemerintah Harus Tambah Jumlah Destinasi Wisata

SELASA, 26 DESEMBER 2017 | 11:38 WIB

Pemerintah diminta dapat terus menambah jumlah destinasi wisata prioritas pada tahun 2018 mendatang.

"Perlu menambah destinasi prioritas agar ada penyebaran kunjungan wisata ke daerah lain," kata pengamat pariwisata Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Chusmeru.

Menurutnya, pada tahun depan, pemerintah perlu meningkatkan pembangunan infrastruktur di daerah yang memiliki destinasi unggulan yang berhasil.


"Pemerintah juga perlu mempercepat pembangunan untuk akses wisata, seperti bandara dan jalan. Serta memastikan ketersediaan pasokan listrik dan air pada destinasi wisata di semua daerah," jelas Chusmeru.

Berbagai upaya tersebut, bertujuan untuk terus meningkatkan sektor pariwisata di Tanah Air. Mengingat, sepanjang 2017, sektor pariwisata Indonesia telah mendorong tumbuhnya sektor lain.

"Pariwisata tahun 2017 telah mampu mendorong tumbuhnya sektor lain. Industri kecil di pedesaan, agro wisata, industri kreatif seni budaya, dan kuliner," papar Chusmeru.

Karenanya, keberhasilan tersebut perlu terus ditingkatkan di tahun 2018 mendatang.

"Sepanjang tahun 2017 telah terjadi peningkatan kunjungan wisata dan pembangunan infrastruktur di destinasi prioritas," imbuh Chusmeru seperti dikutip Antara, Selasa (26/12). [wah] 

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Tak Ada Pintu Setop Perang Iran versus AS-Israel

Sabtu, 02 Mei 2026 | 04:02

Prabowo di Tengah Massa Buruh Tak Lagi Hadapi Kritik, tapi Terima Dukungan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 04:00

Pertama Kali Presiden RI Dielu-elukan Buruh

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:28

Polri Apresiasi Massa Buruh Tertib

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:20

Perpres Ojol 92 Persen Bisa Picu Kenaikan Tarif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:01

Jumhur Hidayat Jadi Menteri LH: Politik Merangkul untuk Mengendalikan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:42

Waspada Gelombang Tinggi saat Libur Panjang Pekan Ini

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:19

Kaji Ulang Wacana Pemangkasan Jaminan Kesehatan Aceh

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:00

Perbedaan Lokasi May Day Tak Perlu Diperdebatkan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 01:32

Perpina DKI Serukan Kepemimpinan Perempuan Berdaya

Sabtu, 02 Mei 2026 | 01:06

Selengkapnya