Harry Kane punya misi khusus saat membela TotÂtenham Hotspur melawan SouthÂampton di WembÂley Selasa (26/12). The Lilywhites ingin mengakhiri laga penutup tahun dengan kemenangan.
Usai menggebrak dengan kemenanÂgan telak 3-0 atas Burnley, kini Spurs berkesempatan melanjutkan hasil positifÂnya saat melawan Southampton.
Usai kalah telak 4-1 dari Manchester City, Spurs langsung bangkit dengan kemenangan tandang 3-0 atas Burnley. Walau hasilnya tak mengangkat posisi dari peringkat lima klasemen, tapi menjadi dorongan besar karena sekarang hanya berjarak satu poin dari Liverpool di posisi empat.
Sedangkan Southampton masih dalam periode yang buruk, mereka belum menang enam pertandingan terakhir di Premier League. Mereka mendekam di posisi 13 – hanya berjarak dua poin dari zona degradasi. Melawan Spurs tentu akan menjadi tantangan berat
The Saints saat ini.
Bomber Spurs, Harry Kane mencÂetak hattrick yang luar biasa melaÂwan Burnley. Prestasi itu menunÂjukkan dia memang benar-benar mesin gol karena sudah mengemas 15 gol di Premier League saat ini. Dengan tambahan tiga gol itu, Kane bukan hanya menyamai Mohamed Salah di puncak dafÂtar top skorer Premier League dengan 15 gol, tapi juga meÂnyamai rekor Shearer dalam hal jumlah gol di Premier League dalam satu tahun kalender.
Kane sejauh ini telah mencetak 36 gol di Premier League di sepanjang tahun 2017. Jumlah gol itu sama dengan yang dicetak Shearer untuk Blackburn Rovers pada 1995. Kane hanya butuh satu gol lagi pada laga tersebut untuk memecahkan rekor Shearer.
"Pertama-tama saya harus memberi seÂlamat kepada Harry. Ini adalah rekor yang sama dengan Alan Shearer. Dia adalah pemain yang menakjubkan, fantastis, dia butuh satu gol lagi untuk melampaui Alan. Kita lihat saja nanti," kata manajer Spurs, Mauricio Pochettino kepada
BT Sport.
Sementara, Southampton banyak berharap dari striker Charlie Austim, hanya masalah kebugaran sering mengganggunya. Bomber 28 tahun itu Walau baru lima kali tampil seÂbagai starter dia sudah mengoleksi enam gol di Premier League, top skorer di klub walau bermain lebih sedikit dari Shane Long dan Manolo Gabbiadini.
Untuk masalah absensi pemain
The Saint dan Spurs sama-sama punya dua pemain penting yang cedera. Di kubu Spurs ada Victor Wanyama dan Toby Alderweirld sedangkan di kubu Southampton ada Cederic Soares dan Ryan Bertrand. Ini bisa diatasi Spurs, namun tampaknya tidak bagi Southampton.
Pochettino mengubah formasi dari 4-3-1-2 yang digunakan saat melawan City menjadi 4-2-3-1 melawan Burnley dan itu akan digunakan lagi saat lawan Saints. ***