Berita

Marsdya Hadiyan Sumintaatmadja/Net

Politik

Sekjen Kemhan Minta Program Di AAU Berjalan Tepat Waktu

SABTU, 23 DESEMBER 2017 | 22:13 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Kementerian Pertahahan (Kemhan) melakukan kunjungan kerja ke Akademi Angkatan Udara (AAU) Adisutjipto, Yogyakarta akhir pekan ini, Sabtu (23/12).

Kunjungan dilakukan dalam rangka pengecekan fisik pengendalian program dan anggaran Kementerian Pertahanan di AAU tahun 2017.

Program-program tersebut antara lain pengadaan Alins/Alongins dan pengadaan Virtual Maintenance Training Engine And Aircraft System, software, and hardware. Kemudian, pekerjaan pembangunan dan renovasi Sarpras Pendidikan AAU untuk Conseil International du Sport Military (CISM).


Pada kesempatan tersebut, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemhan Marsdya Hadiyan Sumintaatmadja mengingatkan pentingnya mengerjakan sesuatu pekerjaan dengan tepat. Hadiyan menegaskan, setiap pekerjaan harus bisa tepat sasaran, kualitas, waktu, dan tepat administrasi.

"Saya minta pekerjaan itu dapat berjalan sesuai dengan waktu dan anggaran yang dikeluarkan. Jika memang ada masalah harus dicari solusi bersama-sama. Saya tidak mau ada keluhan dari pimpinan," kata Hadiyan dalam keterangannya yang diterima redaksi.

Hadiyan menekankan agar ketepatan tersebut harus bisa dapat diwujudkan. Dirinya juga ingin ada sinergitas dengan mitra dan penyedia jasa dalam penyelesaian program-program Kementerian Pertahahan di AAU 2017.

Selain itu, Hadiyan juga menyinggung terkait pentingnya ketepatan administrasi dalam penyelesaian sejumlah program-program tersebut. Semua yang berhubungan dengan urusan administrasi harus jelas dan lengkap.

"Saya ingatkan harus dilengkapi administrasinya agar tidak menjadi temuan di BPK dan tim pengawas di kemudian hari. Semua urusan administrasi harus tuntas," ujarnya.

Turut hadir pada kesempatan itu adalah mitra dan penyedia jasa program tersebut, yakni PT Luxury Mahatunggal Indonesia dan PT Manggung Polah Raya. [ian]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Polisi Tangkap Pembacok Pegawai Toko Roti di Cengkareng

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:55

Bank Mandiri Gelar Mandiri Lelang Festival 2026, Penawaran 50% di Bawah Pasaran

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:51

KPK Jangan Omdo, Dugaan Korupsi Sinyal Kereta Harus Dibongkar Tuntas

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:40

DPR Sebut Skandal Seksual di Ponpes Pati sebagai Pelanggaran HAM Berat

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16

Unhas Siap jadi Pusat Unggulan MBG di Indonesia Timur

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50

Kapolri Siap Eksekusi 3.000 Halaman Rekomendasi Reformasi Polri

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:44

Kompetisi Perguruan Tinggi Tanpa Fondasi Keadilan

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:25

Pelanggaran Tambang Tidak Cukup Diselesaikan dengan Uang

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:00

KPK Kembangkan Penyidikan Baru Kasus OTT Anak Buah Bobby Nasution

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Terima 10 Buku Rekomendasi Reformasi Polri di Istana

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:47

Selengkapnya