Berita

Nusantara

Polsek Tanah Abang Akui Kekurangan Rekayasa Lalin Di Jati Baru

JUMAT, 22 DESEMBER 2017 | 19:50 WIB | LAPORAN:

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menata kawasan Tanah Abang dengan cara menutup jalan Jati Baru, Jakarta Pusat, untuk dijadikan tempat berjualan Pedagang Kaki Lima (PKL).

Kebijakan itu dimulai hari ini, Jumat (22/12). Jalan Jati Baru ditutup mulai pukul 08.00 WIB sampai 18.00 WIB.

Terkait hal itu Kapolsek Tanah Abang AKBP Lukman Cahyono mengungkapkan kebijakan yang diambil Gubernur DKI terkait rekayasa lalu lintas hari ini berjalan lancar, tanpa penumpukan yang signifikan.


"Evaluasi pertama, ya Alhamdulillah, sampai saat ini berjalan arus lalu lintas juga tidak ditemukan penumpukan yang signifikan, jadi kemacetan tidak terlalu berpengaruh," ujarnya kepada wartawan di Lapangan Silang Monas, Jakarta Pusat.

Kendati demikian, dirinya tak menampik bila hari pertama rekayasa lalu lintas memiliki kekurangan terutama belum semua masyarakat memahami rute yang harus dilalui ketika tidak bisa melewati Jati Baru.

"Tentunya ada kendala, di awal baru pertama diberlakukan dan masih tahap sosialisasi dari kami untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat sekitar. Terutama rute mana yang harus dilewati," terangnya.

Lebih lanjut, Cahyono mengungkapkan, penolakan dari warga sekitar disebabkan akses ke luar masuk pemukiman warga terhambat.

"Kami juga akan akomodir, kami carikan rute mana yang bisa mereka lalui termasuk masukan kepada pemerintah daerah saat analisa dan evaluasi," tambahnya. [ald]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Pantura Jawa Penyumbang 23-27 Persen PDB Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:19

Dari Riau, Menteri LH Dorong Green Policing Go Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:18

Purbaya Jawab Santai Sambil 'Geal-Geol' Diisukan Ambruk dan Mau Dipecat

Senin, 04 Mei 2026 | 16:05

Maritim Indonesia di Persimpangan AI

Senin, 04 Mei 2026 | 15:34

BPJS Kesehatan Siap Bangun Kantor Layanan di IKN

Senin, 04 Mei 2026 | 15:32

Imigrasi Tangkap WNA Terlibat Prostitusi Online di Bali

Senin, 04 Mei 2026 | 15:27

Keberpihakan Prabowo ke Ojol Perkuat Keadilan Ekonomi

Senin, 04 Mei 2026 | 15:26

Ade Kunang dan Sang Ayah Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar

Senin, 04 Mei 2026 | 15:17

Giant Sea Wall Pantura Digarap 20 Tahun, Libatkan Investor dan 23 Kementerian

Senin, 04 Mei 2026 | 14:50

OPEC+ Umumkan Kenaikan Produksi Setelah Ditinggal UEA

Senin, 04 Mei 2026 | 14:45

Selengkapnya