Berita

Ignasius Jonan/net

Nusantara

Jonan: Status Awas Hanya Untuk Sekitar Gunung Agung, Bali Aman Dikunjungi

JUMAT, 22 DESEMBER 2017 | 16:39 WIB | LAPORAN:

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan, membantah anggapan bahwa seluruh Pulau Bali berstatus Waspada akibat bencana vulkanik Gunung Agung.

Jonan menegaskan, Bali aman untuk dikunjungi. Berdasarkan pemantauan dengan menggunakan berbagai instrumen, Gunung Agung masih memperlihatkan aktivitas vulkanik yang cukup intens. Sebab itulah  Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kementerian ESDM masih menetapkan status Awas.
 
Namun, status Awas itu hanya berlaku untuk area Gunung Agung dalam radius 8-10 Km dari kawah gunung.


"Wilayah Bali secara keseluruhan, di luar radius 8-10 Km biasa saja, tidak ada statusnya. Silakan beraktivitas seperti biasa. Status Awas cuma untuk radius 8-10 Km dari kawah Gunung Agung," ucap Jonan di Pos Pemantauan Gunung Agung di Rendang, Karangasem, Bali, Jumat (22/12).

Jonan datang bersama Kepala BMKG, Dwikorita Ratnawati; Deputi Menko Maritim, Ridwan Djamaluddin; dan Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM, Rudi Suhendar.

Pos Pengamatan Gunung Api Rendang adalah unit kerja di bawah Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Geologi, Kementerian ESDM.

Dikutip dari keterangan Staf Ahli Menteri ESDM, Jonan datang ke pos pengamatan yang berjarak 12 km dari puncak Gunung Agung itu sekitar pukul 09.00 WITA. Ia langsung ke ruangan pemantauan untuk berdiskusi dengan para pengamat gunung api dan geologis yang selama ini secara maraton memantau Gunung Agung.

Dari ruang pemantauan, Jonan menuju ke halaman belakang yang langsung menghadap Gunung Agung. Sayangnya puncak gunung sedang berawan sehingga Jonan dan rombongan tidak bisa menyaksikan secara langsung puncak gunung. Jonan mengimbau agar warga tidak khawatir untuk berkunjung ke Bali. Aktivitas ekonomi termasuk pariwisata yang menjadi andalan Bali tidak akan terpengaruh karena berada di luar radius 8-10 Km dari kawah Gunung Agung.

Jonan mengatakan, kehadiran Presiden Jokowi untuk menggelar Rapat Terbatas bersama sejumlah menteri di Denpasar, Bali, pada Jumat malam ini mempertegas bahwa Bali dalam kondisi aman.

"Saya juga nanti tahun baru akan ke Bali lagi bersama keluarga," kata Jonan. [ald]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Pantura Jawa Penyumbang 23-27 Persen PDB Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:19

Dari Riau, Menteri LH Dorong Green Policing Go Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:18

Purbaya Jawab Santai Sambil 'Geal-Geol' Diisukan Ambruk dan Mau Dipecat

Senin, 04 Mei 2026 | 16:05

Maritim Indonesia di Persimpangan AI

Senin, 04 Mei 2026 | 15:34

BPJS Kesehatan Siap Bangun Kantor Layanan di IKN

Senin, 04 Mei 2026 | 15:32

Imigrasi Tangkap WNA Terlibat Prostitusi Online di Bali

Senin, 04 Mei 2026 | 15:27

Keberpihakan Prabowo ke Ojol Perkuat Keadilan Ekonomi

Senin, 04 Mei 2026 | 15:26

Ade Kunang dan Sang Ayah Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar

Senin, 04 Mei 2026 | 15:17

Giant Sea Wall Pantura Digarap 20 Tahun, Libatkan Investor dan 23 Kementerian

Senin, 04 Mei 2026 | 14:50

OPEC+ Umumkan Kenaikan Produksi Setelah Ditinggal UEA

Senin, 04 Mei 2026 | 14:45

Selengkapnya