Berita

Fadli Zon/Net

Nusantara

Fadli Zon: Sejak Dulu Perempuan Adalah Tulang Punggung Bangsa

JUMAT, 22 DESEMBER 2017 | 07:50 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Hari ini (Jumat, 22/12) diperingati sebagai Hari Ibu di Indonesia. Hari Ibu sendiri telah lama menjadi simbol jika perempuan Indonesia sejak dulu telah terlibat dalam perjuangan politik dan kebangsaan.

Begitu kata Plt. Ketua DPR RI Fadli Zon di sela lawatannya ke Bangladesh untuk meninjau dan membantu para pengungsi Rohingya.

Ia menyebut bahwa peringatan Hari Ibu di Indonesia seharusnya berbeda dengan peringatan Mother’s Day di luar negeri, yang hanya bersifat penghormatan terhadap peran domestik kaum perempuan. Sebab, peringatan Hari Ibu di Indonesia merupakan bentuk peringatan terhadap perjuangan emansipasi kaum perempuan.


"Penetapan tanggal 22 Desember sebagai Hari Ibu sudah dilakukan sejak tahun 1938, dalam Kongres Perempuan Indonesia III. Penetapan itu dibuat untuk mengenang semangat dan perjuangan kaum perempuan dalam memperjuangkan hak-haknya, sebagaimana yang tercermin dalam hasil Kongres Perempuan Indonesia I, yang digelar pada 22-25 Desember 1928 di Yogyakarta. Jadi, ini salah satu hari besar yang telah diperingati bahkan sejak sebelum kita merdeka. Sesudah kita merdeka, Hari Ibu ditetapkan Presiden Soekarno sebagai hari besar nasional melalui Dekrit Presiden No. 316 tahun 1959," kata Fadli Zon.

Ia menambahkan bahwa lahirnya Kongres Perempuan Indonesia tahun 1928 sangat berkaitan dengan Kongres Pemuda yang telah melahirkan Sumpah Pemuda pada tahun yang sama. Itu sebabnya, kongres yang menghimpun organisasi-organisasi perempuan dari berbagai latar belakang itu erat kaitannya dengan gerakan perjuaangan kemerdekaan.

"Tak heran, agenda utama Konggres Perempuan Indonesia I adalah persatuan perempuan nusantara, peranan perempuan dalam perjuangan kemerdekaan, serta isu-isu terkait kepentingan kaum perempuan lainnya," jelasnya.

"Kongres waktu itu, misalnya, mengusulkan pemberian beasiswa bagi anak-anak perempuan, mengirimkan mosi kepada pemerintah untuk memperbanyak sekolah bagi anak perempuan, ataupun pemberian jaminan sosial bagi para janda dan anak yatim. Jadi, Hari Ibu di Indonesia merupakan bentuk penghormatan terhadap semangat emansipasi perempuan," tambahnya seperti keterangan yang diterima redaksi.

Karena itulah, adanya peringatan Hari Ibu, selain harus mengingatkan kita pada perjuangan emansipasi kaum perempuan, juga mestinya mengingatkan kita bahwa perjuangan kemerdekaan kita dahulu sangat disokong oleh perempuan. Itu sebabnya tidak mengherankan jika ada yang menyebut jika perempuan adalah tulang punggung negara. Lurus dan bengkoknya negeri ini sangat tergantung kepada kaum perempuannya.

"Dalam posisinya sebagai pendidik di dalam lingkungan keluarga, di mana setiap ibu merupakan guru pertama bagi anak-anaknya, masa depan bangsa memang ada di tangan kaum perempuan. Merekalah yang telah mendidik anak-anak kita, mengajarkan nilai-nilai moral dan kebaikan," jelas Fadli Zon.

"Tak heran, dalam sejumlah isu yang berlawanan dengan soal moral dan kebajikan, kaum perempuan kita selalu berada di garda depan dalam melakukan perlawanan. Dalam menghadapi isu LGBT, misalnya, yang kampanyenya mendapat sokongan dana global, kita bisa melihat bagaimana kegigihan kaum ibu dalam membendung setiap upaya untuk melegalkan hal tersebut di Indonesia," sambungnya.

"Itu sebabnya, kaum perempuan harus mendapatkan pendidikan yang baik, serta diberi kesempatan untuk mengaktualisasikan potensinya. Selamat Hari Ibu," tutupnya. [mel]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya