Berita

Catalunya/Net

Dunia

Partai Separatis Catalunya Kantongi Mayoritas Kursi Parlemen Regional

JUMAT, 22 DESEMBER 2017 | 06:48 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Partai separatis Catalunya berada di berada di jalur terdepan untuk memenangkan sebagian besar kursi di parlemen regional yang baru. Hal ini menetapkan panggung untuk lebih banyak konfrontasi dengan pemerintah Spanyol.

Dengan lebih dari 99 persen suara dihitung, partai-partai pro-kemerdekaan Bersama untuk Catalunya, partai kiri Catalunya bersama-sama berada dalam jalur untuk memenangkan total 70 kursi, memberi mereka posisi mayoritas.

Namun partai Citizens (Cs), yang ingin Catalunya  tetap menjadi bagian semi otonom Spanyol, adalah partai terbesar. Akibatnya, tidak jelas siapa yang akan diberi hak untuk membentuk pemerintahan.


Citizens sendiri mengantongi 25 persen suara, memenangkan 36 kursi dari 135 kursi. Pemimpinnya, Inés Arrimadas, mengatakan kepada BBC bahwa partainya menang dan mengatakan bahwa pembentukan koalisi akan sulit dilakukan.

Sementara Partai Populer Perdana Menteri Mariano Rajoy, yang mengambil keputusan untuk menghapus otonomi Catalunya, diproyeksikan untuk memenangkan hanya tiga kursi di parlemen Catalunya yang baru. Jumlah itu turun dari 11 dalam pemilihan 2015 lalu.

Jumlah pemilih sendiri tercatat lebih dari 80 persen. Angka itu merupakan rekor pemilihan daerah Catalunya.

Menanggapi hal tersebut, berbicara di Brussels, eks presiden Catalunya Carles Puigdemont yang berada dalam pengasingan mengatakan bahwa "republik Catalunya" telah menang dan "negara Spanyol telah dikalahkan".

Pemerintah Madrid diketahui melucuti Catalunya dari otonomi dan menyerukan pemilihan tersebut setelah mengumumkan referendum kemerdekaan Oktober secara ilegal. [mel]

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya