Berita

Foto: Istimewa

Nusantara

Pembangunan Papua Patut Diacungi Jempol Meski Dengan Utang

JUMAT, 22 DESEMBER 2017 | 05:12 WIB | LAPORAN:

Program Nawacita pemerintah presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Jusuf Kalla (JK) dalam pembangunan, khususnya di Papua, patut diacungi jempol, meski pembangunan itu harus ditempuh pemerintah lewat utang ke negara lain.

"Ini bukti kalo kerja lebih penting daripada sekadar gagasan dan kata-kata, itu ciri khas pak Jokowi," kata komika Iyam Renzia dalam keterangan tertulisnya, Kamis (21/12).

Hal yang sama disampaikan Iyam saat tampil sebagai salah satu komika Open Mic komunitas Stand Up Indo Depok di sebuah Cafe wilayah Depok, baru-baru ini.


Dalam Open Mic bertema "Ada Canda Dalam Nawacita di Papua" itu, Iyam menilai program pembangunan infrastruktur di Indonesia gagasan Jokowi, layak diberikan apresiasi tinggi oleh semua kalangan.

Apalagi, lanjutnya, pemerataan pembangunan yang dilaksanakan, berhasil menyebarkan pembangunan di semua wilayah, termasuk Papua.

"Selama berpuluh tahun, banyak wilayah di Papua yang terisolasi, dan baru Presiden Jokowi yang berhasil membuka isolasi tersebut," tutur komika bernama asli Ilham Fradana Renzia Fauzan tersebut.

Sementara itu, komika Adit Nganga menambahkan, "Pak Jokowi sedang membangun tol laut, MRT, LRT, ini bukti kinerja pak Jokowi memang bagus."

Komika lainnya, Kicuy menimpali, pemerintahan Jokowi dianggap berhasil menyebarkan pembangunan hingga ke desa-desa. Artinya, tidak hanya fokus membangun wilayah perkotaan.

Dirinya mengaku senang dengan kemajuan program pembangunan Jokowi saat ini. "Mudah-mudahan dapat terus dilanjutkan," ujarnya.

Begitu juga terkait harga bahan baku pembangunan di wilayah Papua. Menurut Komika Ari Rante, ada disparasi harga yang ikut berubah seiring program berjalan.

"Dulu harga semen di Papua bisa sampai Rp 2 juta satu sak. Sekarang harga semen berhasil diturunkan oleh Jokowi sampai Rp 500 ribu," kata Ari Rante.

Terkait jalur tersportasi, kata Ari, jika rencana membangun jalur ketera api di Papua berhasil direalisasikan, niscaya Bumi Cendrawasih akan mengalami kemajuan yang pesat.

"Kalau transportasi bagus, kehidupan ekonomi dan ilmu pengetahuan pasti akan meningkat," tambah Ari. [sam]


Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya