Bakal calon Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menghadiri acara Ikatan Alumni Universitas Indonesia (ILUNI UI). Dia hadir karena diminta untuk memaparkan gagasan solusi tentang berbagai masalah di Jawa Barat di Auditorium Pusat Studi Jepang, Universitas Indonesia, Depok, Kamis (21/12).
Disitu, Bupati Purwakarta ini menjelaskan beberapa permasalahan di Jawa Barat. Diantaranya adalah masalah kemiskinan, hilangnya identitas, daya dukung terhadap lingkungan.
"Akibatnya kehilangan karakter. Inilah yang mengakibatkan Jawa Barat kehilangan produktifitas," tambahnya.
Nah, untuk mengatasi masalah tersebut, menurut Ketua DPD I Partai Golkar ini adalah penguatan karakter wilayah untuk mengatasi penurunan daya dukung lingkungan. Dengan begitu, katanya, identitas daerah yang saat ini hilang dapat muncul kembali.
"Pembangunan itu harus didasarkan atas karakter wilayah. Orang Sunda itu memiliki filosopi bahwa pembangunan harus didasarkan pada karakter tanah, air, udara dan matahari. Ujungnya, ada sinergi pembangunan yang meningkatkan daya dukung lingkungan," tegasnya.
Hadir dalam kesempatan itu, Tim Panelis dari Majelis Wali Amanah Universitas Indonesia, Ahmad Rizali. Ditegaskannya bahwa gagasan yang disampaikan oleh Dedi sesungguhnya dapat digunakan dalam rangka penguatan nilai lingkungan. Misalkan penyelesaian masalah Sungai Citarum.
"Saya kira ini solusi yang produktif terutama bagi masalah Citarum," ungkapnya.
Hadir juga dalam acara tersebut, salah satu bakal calon Gubernur Jawa Barat yang juga Wali Kota Bandung Ridwan Kamil juga menjadi pembicara dalam dialog itu. Namun, kedatangannya telat. Dia baru datang saat Dedi hendak mengakhiri pemaparannya.
Sedangkan bakal calon Gubernur Jawa Barat lainnya yang kini menjabat sebagai Wakil Gubernur, Deddy Mizwar tak memenuhi undangan dengan hanya mewakilkan kehadirannya kepada Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Barat, Irfan Suryanegara. Sama dengan Emil, ia pun datang terlambat menjelang forum berakhir.
[sam]