Berita

Dedi Mulyadi/Net

Nusantara

Dedi Mulyadi: Penguatan Karakter Masyarakat Jabar Tingkatkan Produktivitas

JUMAT, 22 DESEMBER 2017 | 01:21 WIB | LAPORAN:

Bakal calon Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menghadiri acara Ikatan Alumni Universitas Indonesia (ILUNI UI). Dia hadir karena diminta untuk memaparkan gagasan solusi tentang berbagai masalah di Jawa Barat di Auditorium Pusat Studi Jepang, Universitas Indonesia, Depok, Kamis (21/12).

Disitu, Bupati Purwakarta ini menjelaskan beberapa permasalahan di Jawa Barat. Diantaranya adalah masalah kemiskinan, hilangnya identitas, daya dukung terhadap lingkungan.

"Akibatnya kehilangan karakter. Inilah yang mengakibatkan Jawa Barat kehilangan produktifitas," tambahnya.


Nah, untuk mengatasi masalah tersebut, menurut Ketua DPD I Partai Golkar ini adalah penguatan karakter wilayah untuk mengatasi penurunan daya dukung lingkungan. Dengan begitu, katanya, identitas daerah yang saat ini hilang dapat muncul kembali.

"Pembangunan itu harus didasarkan atas karakter wilayah. Orang Sunda itu memiliki filosopi bahwa pembangunan harus didasarkan pada karakter tanah, air, udara dan matahari. Ujungnya, ada sinergi pembangunan yang meningkatkan daya dukung lingkungan," tegasnya.

Hadir dalam kesempatan itu, Tim Panelis dari Majelis Wali Amanah Universitas Indonesia, Ahmad Rizali. Ditegaskannya bahwa gagasan yang disampaikan oleh Dedi sesungguhnya dapat digunakan dalam rangka penguatan nilai lingkungan. Misalkan penyelesaian masalah Sungai Citarum.

"Saya kira ini solusi yang produktif terutama bagi masalah Citarum," ungkapnya.

Hadir juga dalam acara tersebut, salah satu bakal calon Gubernur Jawa Barat yang juga Wali Kota Bandung Ridwan Kamil juga menjadi pembicara dalam dialog itu. Namun, kedatangannya telat. Dia baru datang saat Dedi hendak mengakhiri pemaparannya.

Sedangkan bakal calon Gubernur Jawa Barat lainnya yang kini menjabat sebagai Wakil Gubernur, Deddy Mizwar tak memenuhi undangan dengan hanya mewakilkan kehadirannya kepada Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Barat, Irfan Suryanegara. Sama dengan Emil, ia pun datang terlambat menjelang forum berakhir. [sam]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Pantura Jawa Penyumbang 23-27 Persen PDB Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:19

Dari Riau, Menteri LH Dorong Green Policing Go Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:18

Purbaya Jawab Santai Sambil 'Geal-Geol' Diisukan Ambruk dan Mau Dipecat

Senin, 04 Mei 2026 | 16:05

Maritim Indonesia di Persimpangan AI

Senin, 04 Mei 2026 | 15:34

BPJS Kesehatan Siap Bangun Kantor Layanan di IKN

Senin, 04 Mei 2026 | 15:32

Imigrasi Tangkap WNA Terlibat Prostitusi Online di Bali

Senin, 04 Mei 2026 | 15:27

Keberpihakan Prabowo ke Ojol Perkuat Keadilan Ekonomi

Senin, 04 Mei 2026 | 15:26

Ade Kunang dan Sang Ayah Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar

Senin, 04 Mei 2026 | 15:17

Giant Sea Wall Pantura Digarap 20 Tahun, Libatkan Investor dan 23 Kementerian

Senin, 04 Mei 2026 | 14:50

OPEC+ Umumkan Kenaikan Produksi Setelah Ditinggal UEA

Senin, 04 Mei 2026 | 14:45

Selengkapnya