Berita

Foto/RMOL

Nusantara

Sandiaga: Untuk Bergerak Cepat BUMD Harus Bersinergi

KAMIS, 21 DESEMBER 2017 | 19:15 WIB | LAPORAN:

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno menghimbau BUMD se-DKI Jakarta bisa bersinergi dalam mengelola manajemen organisasi masing-masing.

Menurut Sandi sinergitas dibutuhkan agar BUMD bisa bergerak cepat, kreatif dalam mencapai keuntungan. Salah satu contohnya yakni penyatuan antara PAM Jaya dan PAL Jaya dalam penyediaan air bersih.

"Kita kasih keluasaan kepada BUMD, karena untuk mendapatkan profit itu banyak banget caranya. Jadi saya sampai mencari juga beberapa BUMD. BUMD ini kan harus bergerak cepat, kreatif. Tentang sinergi, kalian bisa pakai kantor saya,"ujarnya di Balai Agung, Balai Kota, Jakarta Pusat, Kamis (21/12).


Untuk mendorong upaya Pemprov dalam sinergitas dan kemandirian BUMD ada beberapa hal yang akan dilakukan diantaranya meminta penawaran saham perdana di pasar modal, penyatuan antara PAM Jaya dan PAL Jaya dalam penyediaan air bersih, pembentukan forum BUMD klaster pangan dalam upaya ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok, serta pengentasan program-program Pemprov seperti pemegang KJP gratis masuk Ancol dan penyediaan rumah dengan DP nol rupiah.

Selain sinergitas, Sandi juga meminta BUMD bisa menyeimbangkan antara bisnis dan pelayanan publik. Sandi mencontohkan jika nantinya Bank DKI tercatat dalam pasar modal tidak meninggalkan fokusnya dalam bidang UMKM untuk menggerakkan ekonomi dan menciptakan lapangan kerja.

"Tentunya dengan kesiapan yang baik. Fokus mereka di teknologi, fokusnya di bidang pusat-pusat UMKM itu selaras antara fungsi kita untuk menggerakkan ekonomi dan menciptakan lapangan kerja," ujar Sandi. [nes]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Pantura Jawa Penyumbang 23-27 Persen PDB Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:19

Dari Riau, Menteri LH Dorong Green Policing Go Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:18

Purbaya Jawab Santai Sambil 'Geal-Geol' Diisukan Ambruk dan Mau Dipecat

Senin, 04 Mei 2026 | 16:05

Maritim Indonesia di Persimpangan AI

Senin, 04 Mei 2026 | 15:34

BPJS Kesehatan Siap Bangun Kantor Layanan di IKN

Senin, 04 Mei 2026 | 15:32

Imigrasi Tangkap WNA Terlibat Prostitusi Online di Bali

Senin, 04 Mei 2026 | 15:27

Keberpihakan Prabowo ke Ojol Perkuat Keadilan Ekonomi

Senin, 04 Mei 2026 | 15:26

Ade Kunang dan Sang Ayah Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar

Senin, 04 Mei 2026 | 15:17

Giant Sea Wall Pantura Digarap 20 Tahun, Libatkan Investor dan 23 Kementerian

Senin, 04 Mei 2026 | 14:50

OPEC+ Umumkan Kenaikan Produksi Setelah Ditinggal UEA

Senin, 04 Mei 2026 | 14:45

Selengkapnya