Berita

Apple/Net

Dunia

Apple Akui Perlambatan iPhone Di Model Lama Karena Baterai Yang Lesu

KAMIS, 21 DESEMBER 2017 | 10:28 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Raksasa teknologi Apple mengakui bahwa perlu beberapa tindakan untuk memperlambat kinerja ponsel lawas.

Primate Labs, sebuah perusahaan yang membuat sebuah aplikasi untuk mengukur kecepatan prosesor iPhone, merilis data pekan ini yang tampaknya menunjukkan kinerja yang lebih lambat pada model iPhone 6s dan iPhone 7.

Menanggapi hal tersebut, pihak Apple pada Rabu (20.12) mengakui bahwa perusahaan tersebut mengurangi tuntutan daya pada beberapa perangkat telepon yang dapat memiliki efek memperlambat prosesor ketika sebuah baterai mengalami kesulitan memasok arus puncak yang dibutuhkan prosesor.


Masalahnya berasal dari kenyataan bahwa semua baterai lithium-ion, tidak hanya yang ditemukan di produk Apple, terdegradasi dan memiliki masalah dalam memasok semburan besar saat mereka menua dan menumpuk siklus pengisian baterai.

Masalah dengan arus puncak saat ini juga bisa terjadi saat baterai dingin atau rendah.

"Tahun lalu kami merilis sebuah fitur untuk iPhone 6, iPhone 6s dan iPhone SE untuk memperlancar puncak seketika hanya jika diperlukan agar perangkat tidak dapat dimatikan secara tidak terduga selama kondisi ini," kata Apple dalam sebuah pernyataan.

"Kami sekarang telah memperluas fitur itu ke iPhone 7 dengan iOS 11.2, dan berencana menambahkan dukungan untuk produk lain di masa depan," tambahnya

Saat prosesor iPhone membuat tangkapan arus besar dari baterai yang lesu, baterai bisa memberikan arus pada lonjakan yang berpotensi merusak elektronik ponsel. Akibatnya, iPhone tiba-tiba ditutup untuk melindungi prosesor mahal agar tidak rusak akibat duri daya.

Masalah shutdown yang tiba-tiba menyebar luas di kalangan iPhone pada akhir 2016, memaksa Apple mengeluarkan perbaikan perangkat lunak yang memiliki hasil bersih dari memperlambat ponsel dengan baterai tua yang dingin atau bermuatan rendah, kata perusahaan itu.

Masalahnya bisa diatasi dengan mengganti baterai ponsel. Apple mengenakan biaya 79 dolar AS untuk mengganti baterai yang tidak tercakup dalam garansi telepon. Demikian seperti dimuat The Guardian. [mel]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Polisi Tangkap Pembacok Pegawai Toko Roti di Cengkareng

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:55

Bank Mandiri Gelar Mandiri Lelang Festival 2026, Penawaran 50% di Bawah Pasaran

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:51

KPK Jangan Omdo, Dugaan Korupsi Sinyal Kereta Harus Dibongkar Tuntas

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:40

DPR Sebut Skandal Seksual di Ponpes Pati sebagai Pelanggaran HAM Berat

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16

Unhas Siap jadi Pusat Unggulan MBG di Indonesia Timur

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50

Kapolri Siap Eksekusi 3.000 Halaman Rekomendasi Reformasi Polri

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:44

Kompetisi Perguruan Tinggi Tanpa Fondasi Keadilan

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:25

Pelanggaran Tambang Tidak Cukup Diselesaikan dengan Uang

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:00

KPK Kembangkan Penyidikan Baru Kasus OTT Anak Buah Bobby Nasution

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Terima 10 Buku Rekomendasi Reformasi Polri di Istana

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:47

Selengkapnya