Berita

Foto/RMOL

Nusantara

Sarana Pengelolaan Lingkungan Di Jakarta Didesain Dengan Tema Asian Games

KAMIS, 21 DESEMBER 2017 | 08:58 WIB | LAPORAN:

. Dalam rangka menyambut Asian Games 2018, Pemerintah DKI Jakarta (Pemprov) DKI melakukan moderenisasi sarana pengelolaan lingkungan hidup. Seluruh alat pengelolaan lingkungan didesain dengan tema Asian Games.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Pemprov DKI, Isnawa Adji mengungkapkan pengadaan berbagai sarana pengelolaan lingkungan hidup dilakukan sesuai analisis kebutuhan dan perencanaan yang matang.

"Kita ingin memastikan Jakarta siap menjadi tuan rumah Asian Games. Selain itu armada ini bermanfaat untuk meningkatkan kualitas pengelolaan kebersihan dan lingkungan hidup ibukota. Kami bertekad Jakarta sejajar dengan kota-kota maju dunia," ujar Adji di kantornya, Jakarta Timur, Kamis (21/12).


Dalam kesempatan yang sama, Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Dinas Lingkungan Hidup, Hari Nugroho mengungkapkan beberapa alat yang didesaign diantaranya street sweeper (mobil penyapu jalan) ukuran besar sebanyak 25 unit dan ukuran kecil sebanyak 6 unit, truk sampah jenis, compactor dengan kapasitas lebih dari 10 m3 sebanyak 25 unit dan kapasitas 15 m3 sebanyak 50 unit, wheel loader sebanyak 5 unit, dan gerobak motor sebanyak 1.000 unit untuk menggantikan gerobak tenaga manusia di setiap RW di Jakarta.

"Kami juga mengadakan 22 unit bus toilet VIP, dua diantaranya didesain khusus sebagai bus toilet bagi penyandang disabilitas. Selain berpendingin udara, bus toilet baru tersebut memiliki dua kamar dengan kloset duduk. Bus toilet ini juga dilengkapi sebuah wastafel, genset, dan satu tenda otomatis," paparnya.

Wakil Gubernur DKI, Sandiaga Uno secara simbolis menyerahkan alat pengelola lingkungan kepada Suku Dinas Lingkungan Hidup di lima kota administrasi di Provinsi DKI Jakarta. [rus]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Pantura Jawa Penyumbang 23-27 Persen PDB Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:19

Dari Riau, Menteri LH Dorong Green Policing Go Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:18

Purbaya Jawab Santai Sambil 'Geal-Geol' Diisukan Ambruk dan Mau Dipecat

Senin, 04 Mei 2026 | 16:05

Maritim Indonesia di Persimpangan AI

Senin, 04 Mei 2026 | 15:34

BPJS Kesehatan Siap Bangun Kantor Layanan di IKN

Senin, 04 Mei 2026 | 15:32

Imigrasi Tangkap WNA Terlibat Prostitusi Online di Bali

Senin, 04 Mei 2026 | 15:27

Keberpihakan Prabowo ke Ojol Perkuat Keadilan Ekonomi

Senin, 04 Mei 2026 | 15:26

Ade Kunang dan Sang Ayah Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar

Senin, 04 Mei 2026 | 15:17

Giant Sea Wall Pantura Digarap 20 Tahun, Libatkan Investor dan 23 Kementerian

Senin, 04 Mei 2026 | 14:50

OPEC+ Umumkan Kenaikan Produksi Setelah Ditinggal UEA

Senin, 04 Mei 2026 | 14:45

Selengkapnya