Berita

Foto/Net

Nusantara

Sandiaga: Peserta Nikah Massal Bakal Dapat Mahar Emas Berbentuk Digital

RABU, 20 DESEMBER 2017 | 18:36 WIB | LAPORAN:

Rencana Pemprov DKI Jakarta membuat acara nikah massal pada malam tahun baru 2018 mendapat dukungan dari komunitas dan badan usaha.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menjelaskan sejauh ini pihaknya belum mendapat kepastian terkait mahar yang akan diberikan kepada para peserta nikah massal nanti. Namun sekarang ini, Sandi mengaku pihak PT ANTAM sudah memastikan ikut berpartisipasi dalam acara tersebut.

Para peserta nikah massal akan mendapatkan mahar emas deri PT ANTAM dengan berbentuk deposito yang diberikan oleh Tabungan Emas Indonesia (Tamasia).


Pemprov telah meminta PT ANTAM menyiapkan sebanyak 524 gram emas akan disediakan dan digunakan sebagai mahar setiap pasangan.

"Makasih hijaber community. Mas Assad dari Tamasia,  hari ini akhirnya bisa hadir di Balaikota dan dukung nikah massal dan sudah disanggupi untuk menyediakan mahar emas dalam bentuk digital (deposito)," ujar Sandi di Balai Kota, Jakarta. Rabu, (20/12).

Lebih lanjut, sandi mengungkapkan penyediaan mahar emas dalam bentuk digital sebagai bentuk pernikahan jaman sekarang atau yang sering disebut jaman now.  

Adapun terobosan penyedian mahar dalam bentuk emas digital merupakan kerjasama antara Tamasia, Hijabers Community, Permata, dan Badan Koordinasi Majelis Talim yang tersebar di Indonesia.

"Ini bentuk kebahagiaan kami agar bisa menambah keceriaan malam spesial untuk 542 peserta nikah massal. Mungkin menggabungkan aspek digital, deposito emasnya. Karena ini perkawinan jaman now, emas gak bisa dibawa," ujar Sandi.

Nikah massal ini rencananya digelar di park and ride Jalan MH Thamrin Nomor 10, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat, pada 31 Desember 2017 malam.

Selain emas dalam bentuk deposito, Pemprov DKI juga bekerja sama dengan Badan Amil, Zakat, Infaq, dan Shadaqah (Bazis) DKI menyiapkan mahar berupa alat shalat dan Al Quran.

Selain itu, Pemprov DKI Jakarta juga akan menyiapkan pakaian nikah adat Betawi untuk pernikahan tersebut. Ada pula pelaminan yang akan disiapkan untuk berfoto secara bergantian. Nikah massal ini dikhususkan untuk warga ber-KTP DKI dan merupakan warga tidak mampu. [nes]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Pantura Jawa Penyumbang 23-27 Persen PDB Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:19

Dari Riau, Menteri LH Dorong Green Policing Go Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:18

Purbaya Jawab Santai Sambil 'Geal-Geol' Diisukan Ambruk dan Mau Dipecat

Senin, 04 Mei 2026 | 16:05

Maritim Indonesia di Persimpangan AI

Senin, 04 Mei 2026 | 15:34

BPJS Kesehatan Siap Bangun Kantor Layanan di IKN

Senin, 04 Mei 2026 | 15:32

Imigrasi Tangkap WNA Terlibat Prostitusi Online di Bali

Senin, 04 Mei 2026 | 15:27

Keberpihakan Prabowo ke Ojol Perkuat Keadilan Ekonomi

Senin, 04 Mei 2026 | 15:26

Ade Kunang dan Sang Ayah Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar

Senin, 04 Mei 2026 | 15:17

Giant Sea Wall Pantura Digarap 20 Tahun, Libatkan Investor dan 23 Kementerian

Senin, 04 Mei 2026 | 14:50

OPEC+ Umumkan Kenaikan Produksi Setelah Ditinggal UEA

Senin, 04 Mei 2026 | 14:45

Selengkapnya