Berita

Foto/RMOL

Nusantara

BPPT Berharap Pengelolaan Sampah Jakarta Jadi Percontohan

RABU, 20 DESEMBER 2017 | 15:39 WIB | LAPORAN:

. Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) bekerjasama dengan Pemrov DKI Jakarta untuk mengelola 7 ton sampah per hari di ibukota.

Konkretnya yakni melalui pembangunan Pilot Project Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) di tempat pembuangan sampah terpadu (TPST) Bantar Gebang.

Kepala BPPT Unggul Priyanto menegaskan bahwa tenaga listrik yang dihasilkan sesungguhnya hanyalah sampingan.


"Pembangkit listrik ini hanya sampingan. Tapi yang paling penting adalah bagaimana sampah itu bisa dengan cepat dimusnahkan dengan cara yang aman tidak menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan," tegasnya dalam sambutannya di Auditorium Gedung BPPT, Jalan Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (20/12).

Namun demikian, menurutnya ada banyak keuntungan yang didapat dalam membangun PLTSa. Salah satunya yakni dana yang sedianya untuk pengelolaan sampah bisa dipakai untuk membangun PLTSa.

Yang kedua menurut dia adalah meminimalisir dampak lingkungan yang ditimbulkan oleh sampah. Diakuinya dalam pengelolaan sampah, berbagai macam teknologi memang sudah diterapkan. Namun yang penting harus diperhatikan pemusnahan atau pengelolaan sampah haruslah dilakukan dengan cepat.

"Kalau sangat lambat, tidak akan menjadi satu solusi. Karena kita tahu bersama sampah di DKI sangat besar," imbuhnya.

Ketiga, lanjutnya, dengan PLTSa, Pemrov hanya memerlukan sedikit lahan untuk memusnahkan sampah. Karena memang sampah itu nantinya akan langsung diolah.

"Pilot projek sampah diharapakn menjadi model altenatif pengurangan sampah bagi kota besar di Indonesia yang memiliki kendala dalam menyiapkan lahan," harapnya.

Selain itu, PLTSa ini dapat dapat dijadikan sebagai percontohan bagi kota-kota lain untuk melakukan pengelolaaan sampah yang cepat, mereduksi sampah secara signifikan, ramah lingkungan dan bonusnya menghasilkan listrik.

"Dengan demikian, kita berharap nota kesepaham akan betul-betul dilaksanakan dan pembangkit listrik tenaga sampah. InsyAllah akhir 2018 sudah bisa tercapai," pungkasnya.

Hadir dalam acaratersebut Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Pada kesempatan itu, Unggul Priyanto bersama Anies menandatangani nota kesepahaman alias MoU. [rus]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Produk Impor Masuk Indonesia Wajib Sehat dan Halal

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:14

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Jemaah Haji Aceh Bisa Akses Ruang VIP Bandara

Selasa, 05 Mei 2026 | 01:28

Ashari Menghilang, Belum Ditangkap Polisi

Selasa, 05 Mei 2026 | 01:16

Ambulans Angkut Jenazah Hantam Truk, Dua Orang Tewas

Selasa, 05 Mei 2026 | 01:00

BPJPH dan Barantin Perkuat Pengawasan Pakan Impor Berunsur Porcine

Selasa, 05 Mei 2026 | 00:33

Purbaya Siapkan Insentif Mobil dan Motor Listrik

Selasa, 05 Mei 2026 | 00:24

Rumah di Grogol Petamburan Dilalap Api

Selasa, 05 Mei 2026 | 00:01

Penyelundupan 2,1 Kg Ganja dari Papua Nugini Digagalkan

Senin, 04 Mei 2026 | 23:35

Tiga Jam Operasional KRL Rangkasbitung Lumpuh

Senin, 04 Mei 2026 | 23:20

Selengkapnya