Berita

Satgas TPPO/RMOL

Pertahanan

Satgas TPPO Polri Sabet Penghargaan Hassan Wirajuda Dari Kemenlu

RABU, 20 DESEMBER 2017 | 12:22 WIB | LAPORAN:

Tim Satgas Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) Subdit III Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri mendapatkan penghargaan Hassan Wirajuda Award 2017‎ dari Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Republik Indonesia.

Penghargaan langsung diberikan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan diterima oleh Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Herry Rudolf Nahak didampingi Kasubdit III Dittipidum Polri Kombes Ferdi Sambo dan Kepala Satgas TPPO Polri AKBP Hafidh Herlambang.

Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigjen Pol Herry Rudolf Nahak mengapresiasi kepada anggota Satgas TPPO Subdit 3 Dittipidum Polri‎ atas penerimaan penghargaan Hassan Wirajuda Perlindungan WNI Award 2017.


"Ini merupakan kerja nyata yang telah dilakukan oleh Satgas yang berdampak kepada masyarakat kita di luar negeri, sehingga penghargaan ini didapatkan oleh Satgas TPPO," katanya kepada wartawan di Jakarta, Rabu (20/12).

Herry berjanji pihaknya akan terus memberikan yang terbaik kepada masyarakat khususnya masyarakat Indonesia diluar negeri yang menjadi korban TPPO.

"Dari data pada tahun 2017, Satgas TPPO Bareskrim Polri telah menangkap 30 tersangka kasus TPPO dan berhasil menyelamatkan 1083 WNI yang menjadi korban," jelasnya.

Sementara Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Retno Marsudi menjelaskan penghargaan ini menjadi tradisi bagi Kementerian Luar Negeri untuk meningkatkan berbagai cara dan upaya melindungi WNI di belahan dunia.

Sebab, jumlah dari warga negara Indonesia yang bekerja di luar negeri semakin banyak. Bahkan, tak sedikit kasus yang belum pernah terjadi (unprecedented) di luar sana.

"Sebut saja evakuasi WNI dari Yaman, bencana di Nepal serta penyanderaan WNI di Filipina dan Somalia," ujarnya, Selasa (19/12) malam.

Menurut dia, berkat kerja sama dan koordinasi yang baik, Kementerian Luar Negeri berhasil menyelamatkan banyak nyawa WNI hukuman mati dan mengembalikan hak nilai aset WNI di luar negeri sebesar Rp 4 miliar.

"Hasil‎ kerja sama yang baik juga tercermin dengan baik dimana telah membebaskan 205 WNI dari ancaman hukuman mati, 1.103 tindak pidana perdagangan orang (TPPO), menyelamatkan 192 ABK (anak buah kapal) dari perbudakan dan repatriasi 180.942 WNI dari berbagai kasus," jelasnya.

Untuk diketahui, nama Hassan Wirajuda dipilih karena Nur Hassan Wirajuda adalah inisiator dari pengarusutamaan (mainstreaming) upaya perlindungan WNI dan BHI di luar negeri oleh Kementerian Luar Negeri pada khususnya dan oleh pemerintah RI pada umumnya.

Selain itu, Nur Hassan Wirajuda merupakan Menteri Luar Neger ke-15 yang menjabat dari tahun 2001 hingga 2009.

Pada 2002, Kementerian Luar Negeri dibawah kepemimpinan Nur Hassan berhasil membentuk suatu direktorat baru yang memiliki tugas khusus yang berguna untuk mengkordinasikan penanganan WNI dan BHI di luar negeri. [san]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Bos Exxon Prediksi Harga Minyak Bakal Lebih Meledak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 14:21

SSMS Bagikan Dividen Rp800 Miliar dari Laba 2025

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:51

Postidar Kecam Video Diduga Pernyataan Amien Rais soal Sekkab Teddy

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:18

Bank Dunia Proyeksikan Harga Emas dan Perak Turun pada 2027

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:00

Hardiknas 2026, Komisi X DPR Ingin Pendidikan Berkualitas Merata ke Pelosok

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:37

Polda Metro Pulangkan 101 Orang yang Diamankan Saat May Day

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:30

China Minta PBB Tinjau Ulang Rencana Penarikan Pasukan UNIFIL dari Lebanon

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:21

Ratusan Demonstran Ditangkap dalam Aksi Hari Buruh di Turki

Sabtu, 02 Mei 2026 | 11:17

Komisi III DPR: Pemberantasan Narkoba Tak Boleh Kendor!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:59

Yen Bergolak: Intervensi Jepang Paksa Dolar AS Rasakan Kerugian Mingguan Terburuk

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:41

Selengkapnya