Berita

Trump dan Xi saat pertemuan di Beijing/Net

Dunia

China: Strategi Keamanan Nasional AS Bentuk Mentalitas Perang Dingin

RABU, 20 DESEMBER 2017 | 10:41 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

China mengkritik Dokumen Strategi Keamanan Nasional Amerika Serikat terbaru.

Dokumen yang diumumkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump pekan ini secara eksplisit menyebut China dan Rusia sebagai bentuk mentalitas Perang Dingin dan telah usang.

Strategi baru tersebut mengatakan Beijing dan pemerintah lainnya bertekad untuk menantang kekuatan Amerika. Dalam strategi tersebut, China dan Rusia dikatakan menantang kekuatan, pengaruh dan kepentingan Amerika, mencoba untuk mengikis keamanan dan kemakmuran Amerika.


"Mereka bertekad membuat ekonomi kurang bebas dan kurang adil, untuk menumbuhkan militer mereka, dan mengendalikan informasi dan data untuk menekan masyarakat mereka dan memperluas pengaruhnya," begitu bunyi dokumen tersebut.

Menanggapi hal tersebut, China mengkritik dengan tegas.

"Tidak ada negara atau laporan yang akan berhasil mendistorsi fakta atau menyebarkan fitnah berbahaya," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri China Hua Chunying seperti dimuat BBC.

"Kami mendesak pihak Amerika Serikat untuk berhenti dengan sengaja mendistorsi niat strategis China dan meninggalkan gagasan usang tentang mentalitas Perang Dingin dan permainan zero-sum," tambahnya.

Sementara itu Rusia juga menanggapi strategi baru tersebut dengan mengatakan bahwa pihaknya tidak dapat menerima bahwa hal itu dianggap sebagai ancaman.

Rusia juga mengkritik apa yang dikatakannya sebagai "karakter imperialis" dari dokumen tersebut. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Terbuka Peluang Duetkan Pramono-AHY di 2029

Jumat, 11 September 2026 | 06:21

Komnas Palestina Salurkan 300.000 Liter Air Bersih ke Gaza

Jumat, 11 September 2026 | 06:08

Buku 'Islam Ala Prabowo' Bukan Produk MUI

Jumat, 11 September 2026 | 05:31

Tak Ada Alasan MK Menolak Gugatan Denny Indrayana Cs

Jumat, 11 September 2026 | 05:14

Kemenhaj Tutup Celah Jual Beli Antrean Haji Khusus

Jumat, 11 September 2026 | 05:04

Tiket Termurah Persija vs Persib Rp150 Ribu, Termahal Rp1,5 Juta

Jumat, 11 September 2026 | 04:24

Pansus Papua DPD RI Harus Bongkar Akar Konflik

Jumat, 11 September 2026 | 04:00

Perampasan Aset: Keharusan Hukum vs Kecemasan Publik

Jumat, 11 September 2026 | 03:39

Kudu Yakin Persib Libas Persija 2-0

Jumat, 11 September 2026 | 03:18

Terima Aspirasi Buruh

Jumat, 11 September 2026 | 03:00

Selengkapnya