Berita

Foto/Net

Nusantara

Negara Tekor Akibat Kebakaran Hutan

Gotong Royong Cegah Karhutbunla
RABU, 20 DESEMBER 2017 | 10:37 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Kebakaran hutan, kebun dan lahan (karhutbunla) di Tanah Air harus segera diakhiri. Karhutbunla yang kerap berulang setiap tahun telah menjadi per­masalahan nasional, bahkan jadi permasalahan di negeri tetangga seperti Malaysia dan Singapura. Akibatnya, keuangan Negara sa­ban tahun tekor untuk mengurus karhutbunla. Padahal, peristiwa tahunan ini bisa dicegah jangan sampai terjadi.

"Biaya menangani kerusakan dan kerugian yang berdampak pada masyarakat, serta upaya pemadaman dan pemulihannya, berlipat kali lebih tinggi dari­pada biaya investasi pencegahan Karhutbunla," kata Menko PMK Puan Maharani, dalam sambu­tannya di forum Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Pencegahan Karhutbunla Tahun 2017 di Jakarta, kemarin.

Menko PMK mengatakan, penyelesaian permasalahan Karhutbunla harus dengan gotong royong. Seluruh pemangku ke­pentingan, kata Puan, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, swasta, dan masyarakat harus terlibat aktif dalam pencegahankarhutbunla. Dia bilang, karhutbunla tidak akan pernah selesai, apabila satu pihak memadamkan, ada pihak lain yang membakar, dan ada pihak lain yang tidak peduli.


"Tugas bersama untuk dapat membangun kesadaran, ke­mauan, dan kemampuan untuk mencegah karhutbunla. Sudah bukan saatnya lagi kalau setiapterjadi kebakaran (hutan, kebun dan lahan) kita jadi saling menyalahkan. Untuk itu, mari sa­ma-sama semua pihak waspadaterhadap perubahan cuaca di tahun," katanya.

Untuk diketahui, Presiden melalui Inpres No.11/2015 ten­tang Peningkatan Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan mengamanahkan kepada dua Kementerian Koordinator (Kemenko Polhukam dan Kemenko PMK) beserta kementerian/lem­baga terkait merumuskan strategi dan upaya yang jitu mulai dari upaya pencegahan, pemadaman, hingga pemulihan pasca keba­karan. Kemenko PMK dalam Inpres ini sesuai tugas pokok dan fungsinya, ditugaskan membantu Kemenko Polhukam.

Menko PMK menambahkan, Forum Rakernas ini merupa­kan forum yang strategis untuk mengeksplorasi berbagai sub­stansi penanganan Karhutbunla. Antara lain, penguatan kapasitas lingkungan sebagai langkah mitigasi, upaya deteksi keba­karan dan early warning system, upaya memperkuat kapasitas pemadaman, upaya memperkuat pengawasan, dan upaya penega­kan hukum.

"Besar harapan Rakernas dapat menghasilkan formula kebijakan dan rencana aksi yang efektif menangani Karhutbunla," tandas menteri asal PDI Perjuanan ini.

Rakernas Karhutbunla Tahun 2017 dibuka secara resmi oleh Menko Perekonomian Darmin Nasution dan turut dihadiri oleh Menko Polhukam Wiranto, Menteri KLH Siti Nurbaya Bakar, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Kepala BMKG, Jajaran Pemerintah Daerah, Jajaran TNI/Polri, Dunia Usaha dan Asosiasi serta Perwakilan Negara Sahabat. ***

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya