Berita

Foto: RMOL

Nusantara

Ratusan WNA di Jakarta Pusat Terindentifikasi Langgar Administrasi

RABU, 20 DESEMBER 2017 | 02:40 WIB | LAPORAN:

Sebanyak 271 Warga Negara Asing (WNA) dideportasi lantaran memiliki masalah Adminitrasi maupun Pro Yustisia (melakukan pelanggaran hukum di Indonesia) oleh Kantor Imigrasi Kelas 1 Jakarta Pusat selama 2017.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Jakarta Pusat, Edy Ekoputranto menjelaskan, dari 271 orang terhitung sebanyak 231 laki-laki dan 40 perempuan yang dipulangkan ke negara asalnya.

"Dari 237 orang lelaki, enam diantaranya masuk dalam kategori Pro Yustisia," ujar dia, Selasa (19/12).


Adapun dari data yang didapat, untuk perpanjangan izin tinggal tetap total sebanyak 333 jiwa diantaranya Negara India 92 orang, Cina 46 orang, Singapura 26 orang, Amerika Serikat 23 orang dan Malaysia 14 orang.

Sementara pengajuan permohonan perpanjangan izin tinggal terbatas melalui Kantor Imigrasi 1 Jakarta Pusat totalnya ada sebanyak 10.351 jiwa, yakni Jepang 2.416 orang, India 1.933, Cina 1.822, Malaysia 690 dan Filipina 369 orang.

Sedangkan untuk permohonan perpanjangan izin tinggal kunjungan total sebanyak 25.609 Jiwa, diantaranya dari China 20.254 jiwa, India 1.099 jiwa, Korea Selatan 541 jiwa, AS 407 jiwa dan Jepang 286 jiwa.

"Untuk penerbitan Paspor RI dari Januari-Desember 2017 ada penurunan, kalau tahun lalu ada 86.255 jiwa, tahun ini ada 74.165. Penundaan penerbitan paspor yang diduga TKI non prosedural dari Oktober-Desember 2017 sebanyak 26 jiwa," tambahnya. [sam]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Produk Impor Masuk Indonesia Wajib Sehat dan Halal

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:14

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Jemaah Haji Aceh Bisa Akses Ruang VIP Bandara

Selasa, 05 Mei 2026 | 01:28

Ashari Menghilang, Belum Ditangkap Polisi

Selasa, 05 Mei 2026 | 01:16

Ambulans Angkut Jenazah Hantam Truk, Dua Orang Tewas

Selasa, 05 Mei 2026 | 01:00

BPJPH dan Barantin Perkuat Pengawasan Pakan Impor Berunsur Porcine

Selasa, 05 Mei 2026 | 00:33

Purbaya Siapkan Insentif Mobil dan Motor Listrik

Selasa, 05 Mei 2026 | 00:24

Rumah di Grogol Petamburan Dilalap Api

Selasa, 05 Mei 2026 | 00:01

Penyelundupan 2,1 Kg Ganja dari Papua Nugini Digagalkan

Senin, 04 Mei 2026 | 23:35

Tiga Jam Operasional KRL Rangkasbitung Lumpuh

Senin, 04 Mei 2026 | 23:20

Selengkapnya