Budaya membaca di Indonesia adalah bekal untuk menaklukkan tantangan di era globalisasi.
Anggota Komisi X DPR RI sekaligus Ketua Fraksi Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono menjelaskan pentingnya ilmu pengetahuan sebagai jendela dunia yang harus tertanam sedini mungkin kepada penerus bangsa.
Karenanya, wakil rakyat asal Dapil VII Jatim itu memberikan bantuan mobil perpustakaan keliling untuk warga Pacitan. Sebagai upaya merangsang minat baca warga hingga pelosok desa dan lingkungan di daerah kelahiran Presiden RI ke-VI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tersebut.
Menurut Ibas, sapaan akrabnya, kemajuan tekonologi dan akses informasi yang cepat sudah seharusnya tidak meredam minat baca, buku tetap penting dibaca.
"Buku adalah jendela dunia. Dengan buku seorang pembaca bukan hanya dituntut untuk menyerap informasi tetapi juga mengkritisi, dengan buku level kecerdasan dan pengetahuan menjadi terangkat,' jelasnya usai menyerahkan bantuan pengawalan mobil perpustakaan keliling di SMKN 1 Donorojo, Pacitan, Selasa (19/12).
Perpustakaan keliling juga diharapkan mampu menyentuh warga hingga ke desa-desa di Pacitan. Dengan kontur daerah Pacitan yang berbukit, bukan tidak mungkin masih banyak warga yang sulit menjangkau fasilitas seperti perpustakaan.
"Ingat, cita-cita dan kesuksesan adalah milik kita semua, milik adik-adik dan seluruh masyarakat Pacitan. Manfaatkanlah mobil perpustakaan keliling ini bisa memperkuat armada yang sudah ada menjadi fasilitas menambah minat baca bagi warga," pesan Ibas.
Lanjutnya, manfaat membaca buku juga bisa membuat anak-anak berhenti kecanduan gadget. Di arus informasi yang sedemikian cepat, gadget mampu menyihir anak-anak untuk terus memandang layar ponsel.
"Biasakan anak-anak membaca buku, sebab budaya baca buku mesti diterapkan sedini mungkin," tegas Ibas yang merupakan putera bungsu SBY.
[wah]