Berita

Foto/Net

Nusantara

Anies Diminta Merombak Sekda Hingga Kepala Dinas

SELASA, 19 DESEMBER 2017 | 00:08 WIB | LAPORAN:

Direktur Center For Budget Analysis (CBA), Uchok Sky Khadafi menilai wacana pergantian mekanisme lelang di Pemprov DKI Jakarta menjadi salah satu faktor lambatnya penyerapan anggaran tahun 2017.

Menurut Uchok, banyak kontraktor yang menunggu mekanisme yang akan dipakai oleh Anies Baswedan.
Dalam kepemimpinan Anies, Pemprov DKI berencana menghapus mekanisme lelang konsolidasi era Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Rencana tersebut sedang dalam kajian.

"Gara-gara (penghapusan) lelang konsolidasi ini, penyerapan jadi terganggu karena banyak lelang terganggu," ujar Uchok kepada Kantor Berita Politik RMOL melalui pesan WhatsApp, Senin (18/12).

"Gara-gara (penghapusan) lelang konsolidasi ini, penyerapan jadi terganggu karena banyak lelang terganggu," ujar Uchok kepada Kantor Berita Politik RMOL melalui pesan WhatsApp, Senin (18/12).

Faktor lain yang menyebabkan terhambatnya penyerapan anggaran yakni tidak bekerjanya Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

Menurut Uchok banyak kepala dinas yang merasa khawatir terkena mutasi saat digantinya kepemimpinan di Jakarta. Untuk itu jugalah para kepala dinas menunggu instruksi sang gubernur baru.

"Itu yang menjadikan mereka tidak maksimal untuk merealisasikan APBD (2017)," ujar Uchok.

Nah, agar penyerapan APBD 2018 maksimal. Uchok menghimbau Anies untuk merombak semua jajarannya. Utamanya mengganti Sekda dan semua kepala dinas DKI Jakarta.

"Ganti dulu para kepala dinas, agar realisasi anggaran bisa ngebut lagi. Jangan lupa ganti Sekda DKI Jakarta agar tidak menganggu realisasi anggaran," tegas Uchok.

Sebelumnya, Sekertaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Saefullah memprediksi Pemrov DKI hanya akan mampu menyerap APBD sebanyak 86 persen. Namun di satu sisi, Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan baru-baru ini mengusulkan kenaikan APBD tahun 2018 menjadi Rp.77,1 triliun dari sebelumnya yang hanya Rp 76 triliun. [nes]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya