Berita

Foto/Net

Nusantara

Gerindra Minta Anies Evaluasi Tupoksi Pengawasan Disparbud Yang Melempem

SENIN, 18 DESEMBER 2017 | 23:15 WIB | LAPORAN:

Sekretaris Komisi A, DPRD DKI Jakarta, Syarif menilai Anies Rasyid Baswedan beserta Sandiaga Salahuddin Uno perlu mengevaluasi kinerja pengawasan Dinas Pariwisata dan Budaya (Disparbud) DKI Jakarta.

Evaluasi ini merujuk pangerebekan diskotik MG, Jakarta Barat oleh BNN. Dalam pengerebekan itu, aparat menemukan laboratorium produksi narkotika dalam bentuk cairan di lantai empat diskotik tersebut.

Menurut Syarif, ditemukannya laboratorium narkoba membuktikan tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) Disparbud khususnya bidang pengawasan melempem.


Politisi Partai Gerindra ini menilai, Disparbud sebagai badan pengawas sudah seharusnya lebih proaktif melakukan pengawasan, jangan menunggu laporan dari masyarakat.

"Namanya pengawasan kan, bukan penindakan. Pengawasan mestinya, kalau kemarin-kemarin seminggu dua kali, sekarang itu harus lebih dari itu, misalnya sehari sekali atau dua kali," ujar Syarif di Balaikota, Jakarta Pusat, Senin (18/12).

Seperti diketahui, BNN, BNND DKI Jakarta dan Polri mengerebek diskotik yang terletak di jalan Tubagus Angke pada Minggu dini hari (17/12). Hasilnya aparat menemukan puluhan botol berisi cairan yang mengandung amfetamin dan metamfetamin.

Selain mengamankan barang bukti, aparat juga menemukan pabrik pembuatan cairan narkoba tersebut di lantai empat diskotik MG. Dalam pengerebekan itu, Polisi juga mengamankan 120 pengunjung, termasuk 15 pegawai diskotik. [nes] 

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Produk Impor Masuk Indonesia Wajib Sehat dan Halal

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:14

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Jemaah Haji Aceh Bisa Akses Ruang VIP Bandara

Selasa, 05 Mei 2026 | 01:28

Ashari Menghilang, Belum Ditangkap Polisi

Selasa, 05 Mei 2026 | 01:16

Ambulans Angkut Jenazah Hantam Truk, Dua Orang Tewas

Selasa, 05 Mei 2026 | 01:00

BPJPH dan Barantin Perkuat Pengawasan Pakan Impor Berunsur Porcine

Selasa, 05 Mei 2026 | 00:33

Purbaya Siapkan Insentif Mobil dan Motor Listrik

Selasa, 05 Mei 2026 | 00:24

Rumah di Grogol Petamburan Dilalap Api

Selasa, 05 Mei 2026 | 00:01

Penyelundupan 2,1 Kg Ganja dari Papua Nugini Digagalkan

Senin, 04 Mei 2026 | 23:35

Tiga Jam Operasional KRL Rangkasbitung Lumpuh

Senin, 04 Mei 2026 | 23:20

Selengkapnya