Berita

RMOL

Politik

Survei: Duet Airlangga-Doli Paling Didambakan

SENIN, 18 DESEMBER 2017 | 19:32 WIB | LAPORAN:

Banyak tokoh internal Partai Golkar yang memiliki keinginan mengubah dan memperbaharui, bahkan dikenal luas oleh publik.

Namun, tokoh-tokoh itu terkendala mekanisme internal partai yang cenderung konservatif dan tidak menyukai perubahan.

Menurut Direktur Eksekutif Indodata Danis T. Saputra, diperlukan upaya sistematis dan ilmiah untuk menyosialisasikan figur-figur berkualitas perubah dan pembaharu. Sehingga mendapat tempat semestinya dalam dinamika perbaikan Golkar.


Dimensi kualitas tokoh perubah dan pembaharu dimaksud memiliki kriteria kapabilitas, integritas, akseptabilitas, serta inovatif.

Berdasarkan hasil survei opinion leader Indodata, terjaring sejumlah nama yang dianggap memiliki kriteria sosok perubah dan pembaharu Golkar.

"Di antaranya ada Airlangga Hartarto, Siti Hediati Hariadi (Titiek Soeharto), Ahmad Doli Kurnia, Yorrys Raweyai, Nusron Wahid, Agus Gumiwang Kartasasmita, Bambang Soesatyo, Zainudin Amali, Ace Hasan Syadzili, Muhammad Sarmuji," urai Danis saat rilis hasil survei di Senayan, Jakarta, Senin (18/12).

Namun, dari nama-nama itu, responden terbanyak menyebut Ahlmad Doli Kurnia 65 persen, disusul Yorrys 12 persen, Airlangga 11 persen, Titiek 10 persen, lain-lain 2 persen.   

Nama Doli kembali mendapat dukungan terbanyak yakni 70 persen untuk posisi sekjen Golkar. Di urutan kedua ada Agus Gumiwang Kartasasmita dengan 15 persen, Ace Hasan Syadzili 8 persen, dan Muhammad Sarmuji 7 persen.

"Secara umum, opinion leader berharap perubahan dan pembaharuan pada pasangan kepemimpinan Airlangga Hartarto dan Ahmad Doli Kurnia," kata Danis.

Pengambilan sample opinion leaders dilakukan menggunakan metode purposive sampling yakni sebanyak 46 responden yang terbiasa menjadi narasumber media dan mempengaruhi lalu lintas opini publik. Mereka terdiri dari wartawan, intelektual, pengamat sosial dan politik, serta tokoh politik. [wah]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya