Berita

Foto : Dok/Kemnaker

Cak Imin Tendang Bola Menandai Liga Pekerja Resmi Dimulai

SENIN, 18 DESEMBER 2017 | 19:25 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

Rintik gerimis turun di Stadion Delta Sidoarjo Jawa Timur, Minggu sore 17 Desember 2017. Ribuan penonton di dalam stadion tak beranjak pergi. Mereka menunggu kick of dimulainya gelaran Liga Pekerja Indonesia (LPI), sebuah ajang kompetisi sepak bola antar pekerja berbasis perusahaan.

Gelaran LPI ini terlaksana setelah melalui persiapan panjang. Lebih dari empat tahun waktu diperlukan untuk mematangkan persiapan. Adalah Muhaimin Iskandar, yang akrab disapa Cak Imin, kala itu sebagai Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi periode 2009-2014, memiliki inisiatif untuk menggelar kompetisi sepak bola antar pekerja di Indonesia. Sampai Cak Imin purna tugas, persiapan teknis ternyata belum bisa dirampungkan.

Sebagai Inisiator LPI, Cak Imin diminta oleh Menteri Ketenagakerjaan M. Hanif Dhakiri secara resmi melakukan kick of tanda dimulainya ajang LPI 2017-2018.


Beberapa saat sebelum turun ke lapangan untuk melakukan kick of, dibawah rintik gerimis Cak Imin menyampaikan pidato pembukaan LPI.

"Kita semua yang berada di tempat ini, menjadi saksi sejarah dimulainya kompetisi sepak bola untuk para pekerja. Saya yakin, dari kompetisi ini akan lahir bibit-bibit unggul pemain sepak bola yang akan mengharumkan nama bangsa dan mengibar-tinggikan merah putih di dunia internasional", seru Cak Imin disambut gemuruh tepuk tangan.

"Saya yakin, bersatunya dunia kerja dengan dunia olah raga, dalam hal ini sepakbola, akan memberikan suntikan positif meningkatkan hubungan industrial yang makin harmonis. Kebersamaan antara pekerja dengan perusahaan akan semakin kuat dan pasti menghasilkan nilai produktifitas yang semakin tinggi. Jika ini terjadi, akan berkontribusi secara signifikan bagi pertumbuhan perekonomian nasional kita", tegas Ketua Umum DPP PKB ini.

Setelah tim kesebelasan Pelindo dan BPJS Ketenagakerjaan siap di lapangan, Cak Imin turuh ke lapangan melakukan kick of. Cak Imin didampingi Menaker M. Hanif Dhakiri, Menpora Imam Nahrowi, Deputi IV Kantor Staf Presiden Eko Sulistiyo, Bupati Sidoarjo dan Dirjen PHI Kemnaker Haiyani Rumondang.

Menaker Hanif kepada wartawan menjelaskan dirinya beberapa waktu lalu ditagih Cak Imin mengenai rencana pelaksanaan LPI yang sudah dipersiapkan semasa ia menjabat Menakertrans.

"Momentumnya tepat. Ketika Cak Imin menagih ke saya, persiapan penyelenggaraan LPI yang dilakukan jajaran di Kemnaker sudah 99 persen rampung. Tinggal mencari waktu yang cocok untuk dimulai. Karena itu, saya minta Cak Imin dalam kapasitasnya sebagai inisiator LPI ini melakukan kick of tanda dimulainya kompetisi LPI", terang Hanif.

Hanif menambahkan, dirinya tertarik melanjutkan inisiasi Cak Imin menggelar LPI ini karena menimbang banyak nilai positif dan manfaat dari kompetisi antar pekerja ini. Diantaranya, lanjut Hanif, kompetisi ini akan meningkatkan sinergi para pekerja dengan perusahaan.

"Disamping itu, kompetisi ini saya harapkan makin menguatkan jiwa sportif dan etos kerja. Dari sinilah, produktifitas perusahaan akan meningkat pesat pada masa mendatang", jelas menteri yang juga musisi ini.

Hanif juga berharap dengan kompetisi LPI akan semakin meningkatkan soliditas serikat pekerja di perusahaan-perusahaan.

"Medan juang kawan-kawan pekerja adalah di dalam perusahaan, bukan di jalanan. Bagaimana mengembangkan dialog sosial bersama perusahaan untuk membangun kesepakatan-kesepakatan agar pekerja semakin sejahtera, itu hanya bisa dicapai jika serikat pekerja kuat di dalam perusahaan. Jadi, selain memperkuat serikat pekerja di dalam perusahaan, LPI ini sekaligus menguatkan sinergi pekerja dengan perusahaan", pungkas Hanif.

LPI diikuti 544 kesebelasan pekerja terdiri dari 16 klub tiap provinsi. Final puncak LPI akan digelar bersamaan dengan perayaan hari buruh internasional (May Day) tahun depan, di Jakarta. Selamat bertanding! [dzk]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

BNI Ingatkan Nasabah, Waspada Modus Penipuan BNIdirect

Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:06

Diduga Palsukan KTA, Sekjen dan Waketum PPP Dipolisikan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:47

DPR Nilai Dukungan Publik terhadap Program MBG Tetap Kuat Meski Diterpa Kasus Korupsi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:09

Seleksi Pejabat Kemenag Kini Makin Ketat, Rekam Jejak Jadi Penentu

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:04

Soal Protes Kenaikan BBM, DPR Ingatkan Harga di Indonesia Masih Relatif Murah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:34

Program Padat Karya Jaga Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:29

Kejagung: Motor Listrik MBG Bukan untuk Disita, Tapi Segera Disalurkan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:24

LEMIGAS dan Pertagas Resmi Berkolaborasi di Proyek Cisem II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:55

Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:51

Bank Mandiri Siapkan Rp1,95 Triliun untuk Lunasi Green Bond Seri A

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:33

Selengkapnya