Berita

Erdogan/Net

Dunia

Erdogan: Turki Berharap Bisa Buka Kedubes Di Yerusalem Timur

SENIN, 18 DESEMBER 2017 | 12:30 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Turki bermaksud untuk membuka kedutaan di Yerusalem Timur. Hal itu disampaikan oleh Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan akhir pekan kemarin.

"Insya Allah, hari sudah dekat saat resmi, dengan izin Tuhan, kita akan membuka kedutaan kita di sana (Yerusalem Timur)," kata Erdogan dalam sebuah pidato kepada anggota partai AK-nya di provinsi Karaman, Turki selatan seperti dimuat The Guardian.

Pernyataan itu dikeluarkan Erdogan selang beberapa hari setelah memimpin koferensi puncak Organisasi Kerjasama Islam di mana ia menyerukan kepada pemimpin Muslim agar dunia mengakui Yerusalem Timur sebagai ibukota negara Palestina.


Tidak jelas bagaimana dia akan melakukan tindakan tersebut, karena Israel mengendalikan seluruh Yerusalem dan menyebut kota itu sebagai ibukota yang tak terpisahkan.

Warga Palestina sendiri menginginkan ibukota masa depan berada di Yerusalem Timur, yang diambil Israel dalam perang 1967 dan kemudian dianeksasi dalam sebuah tindakan yang tidak diakui secara internasional.

Yerusalem, yang dipuja oleh orang-orang Yahudi, Kristen dan Muslim, adalah rumah bagi tempat suci tersuci ketiga Islam serta Tembok Barat Yudaisme, keduanya berada di sektor timur  dan telah menjadi jantung konflik Israel-Palestina selama beberapa dekade. [mel]

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya