Berita

Sebastián Piñera/BBC

Dunia

Geser Sosialis, Calon Konservatif Menangkan Pemilu Presiden Chile

SENIN, 18 DESEMBER 2017 | 08:50 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Seorang miliarder konservatif yang juga adalah mantan presiden, Sebastián Piñera, kembali memenangkan pemilihan presiden Chile yang sedang berlangusung.

Lawan sayap kirinya Alejandro Guillier telah mengakui kemenangan dan mengucapkan selamat kepada Piñera atas kemenangannya tersebut.

Kendati hasil akhir belum resmi diumumkan dan perhitungan suara masih dilakukan, namun Piñera sudah mengantongi lebih dari 54 suara dari lebih 98 persen suara yang dihitung.


Dalam pemilihan presiden kemarin, sekitar 14 juta orang berhak memilih dalam pemungutan suara, termasuk orang Chile yang tinggal di luar negeri untuk pertama kalinya.

Kemenangan Piñera ini merupakan pergeseran pemerintahan Chile dari yang saat ini dipimpin oleh Presiden Sosialis Michelle Bachelet ke arah konservatif. Bachelet sendiri diketahui mendukung Guillier.

Piñera yang pernah menjabat sebagai orang nomor satu Chile dari tahun 2010 sampai 2014 mendapat dukungan dari komunitas bisnis dan berjanji akan menurunkan pajak agar ekonomi tumbuh kembali.

Selama kampanyenya, dia berjanji untuk mengendalikan reformasi yang dibawa oleh Presiden Bachelet, sementara lawannya, Guillier, sebaliknya, berkampanye di belakang warisan Bachelet.

Sementara agenda progresif Bachelet telah memenangkan pujian di luar negeri, popularitasnya menurun drastis selama masa jabatan keduanya, karena skandal korupsi 2015 yang melibatkan menantunya.

Tahun ini, Bachelet menghadapi oposisi konservatif untuk berhasil memudahkan undang-undang anti-aborsi ketat Chile.

Kritikus konservatif mengatakan bahwa Bachelet mendorong reformasinya terlalu jauh. Dia tidak dapat memilih kembali pemilihan di bawah konstitusi negara tersebut. Demikian seperti dimuat BBC. [mel]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya