Berita

Foto: RMOL

Nusantara

Program Nawacita Jokowi-JK Jadi Sorotan Komika

SENIN, 18 DESEMBER 2017 | 04:04 WIB | LAPORAN:

Program Nawacita Pemerintah Joko Widodo dan Jusuf Kalla (Jokowi-JK) jadi sorotan pada komika yang tergabung dalam Komunitas Stand Up Indo Jaksel.

Menurut salah satu komika, Putra, program Nawacita pemerintah perlu diimbangi dengan kemajuan di bidang lain, seperti seni dan budaya.

"Sebab, banyak kalangan seniman dan budayawan, yang masih memerlukan sentuhan program pembangunan dari pemerintah. Contohnya di Maluku, sangat banyak potensi seni yang belum tersentuh oleh pemerintah," kata Putra lewat siaran pers yang diterima wartawan, Minggu (17/12).


Hal yang sama disampaikan Putra dalam open Mic Komunitas Stand Up Indo Jaksel bertema "Nawacita Membangun Canda" di Papapu Cafe, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Sabtu malam (16/12).

Selain itu, komika asal Ambon itu juga meminta pemerintah lebih mendorong peningkatan kehidupan toleransi di Indonesia. Akses untuk membangun rumah ibadah juga perlu diperhatikan agar masyarakat merasa haknya dijamin penuh oleh pemerintah.

"Meski belum sempurna keberhasilan program Jokowi lewat Nawacita, perlu kita berikan respek dan rasa hormat yang tinggi," tambah Putra.

Komika lainnya, Syukron, menilai pemerataan pembangunan sudah dapat dirasakan di semua wilayah, termasuk daerah pinggiran dan perbatasan.

Salah satunya, program program Kartu Indonesia Pintar (KIP) yang dianggap telah memberikan akses kepada masyarakat untuk memperoleh kemudahan dalam bidang pendidikan.

Selain bidang pendidikan, Jokowi juga dianggap berhasil membangun wilayah maritim Indonesia melalui sejumlah terobosan.

"Sehingga, mampu meningkatkan benefit yang ada di wilayah maritim Indonesia untuk kesejahteraan rakyat," tuturnya.

Saat ini, hampir di setiap wilayah Indonesia selalu ada program pembangunan yang sedang dijalankan. Seperti yang dirasakan komika asal Sumatera Utara, Sastra Silalahi.

"Bahkan di pulau seperti Samosir, ikut juga merasakan program pembangunan Jokowi," kata Sastra.

Sementara itu, komika Popon meminta pemerintah tidak hanya memperhatikan bidang infrastruktur. Namun, pemerintah juga perlu memperhatikan bidang penegakan hukum.

"Beberapa kasus hukum besar yang saat ini sedang diproses oleh aparat, berhasil ditangani, karena keberanian Jokowi. Harus terus berupaya untuk menegakkan hukum di negeri ini," timpal Popon. [sam]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Gus Ipul Cek Perkembangan Siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama Manado

Jumat, 12 Juni 2026 | 00:14

Pegawai Imigrasi Jaksel Tingkatkan Kemampuan Jurnalistik dan Kehumasan

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:46

Pengawasan MBG Harus Diperkuat Usai Dadan Dkk Dicokok Kejagung

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:28

Pemerintah Sepakati Kerangka RAPBN 2027, Pertumbuhan Ekonomi Dibidik 6,5 Persen

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:02

Piala AFF U-19: Drama VAR Kubur Impian Garuda Muda ke Final

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:56

Mahasiswa Jabar Turun ke Jalan Suarakan RUU Polri dan BBM

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:24

PLN Berhasil Operasikan Tower Emergency, Sistem Kelistrikan Sumut Kembali Normal

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:14

Bahlil Pastikan Harga BBM Subsidi Tetap, Pertamax Naik Ikuti Harga Pasar

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:36

Target Pendapatan Dipatok Naik, DPR Restui Minuman Manis Kena Cukai

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:36

PLN Pulihkan Sistem Kelistrikan Sumatera Utara 72 Jam Lebih Cepat

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:02

Selengkapnya