Berita

Lieus Sungkarisma/Net

Nusantara

Komunitas Tionghoa: Tidak Harus Jadi Muslim Untuk Rasakan Penderitaan Rakyat Palestina

SENIN, 18 DESEMBER 2017 | 01:31 WIB | LAPORAN:

Koordinator Komunitas Tionghoa Anti Korupsi (KomTak), Lieus Sungkarisma ikut bergabung bersama jutaan umat Islam dalam aksi Bela Palestina di Lapangan Monas, Jakarta (Minggu, 17/12).

Dalam aksi tersebut, Lieus menyerukan pembelaan terhadap Palestina tidak melulu harus dilakukan oleh umat Islam.
 
"Tidak harus menjadi seorang muslim untuk bisa merasakan penderitaan rakyat Palestina,” kata dia.


Lieus menegaskan, apa yang dialami bangsa Palestina saat ini bukanlah peristiwa yang baru terjadi. Penderitaan itu sudah berlangsung puluhan tahun. Amatan dia, Aksi Bela Palestina kali ini bukan sekedar bentuk solidaritas umat Islam, tapi juga wujud adanya kekuatan umat Islam yang luar biasa.

"Setelah aksi 212, inilah aksi yang membuat saya merinding menyaksikan kuatnya persatuan umat Islam Indonesia,” katanya.

Dia berharap, dunia barat bisa melihat kemana bangsa Indonesia berpihak dengan adanya aksi kali ini. "Sebab dari sejarah saya tahu, bagi umat Islam Indonesia bangsa Palestina bukan hanya sekedar saudara seiman, tapi lebih dari itu. Palestina adalah bangsa pertama yang mendukung kemerdekaan Indonesia,” katanya.

Aksi Bela Palestina yang digelar di Monas, Jakarta, selain diikuti jutaan umat Islam, juga dihadiri oleh tokoh masyarakat dan pejabat negara seperti Ketua MPR Zulkifli Hasan, Ketua MUI Ma'ruf Amin, Plt. Ketua DPR RI Fadli Zon, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan lain-lain.

Selain diisi dengan orasi oleh sejumlah tokoh, pada aksi ini juga dibacakan petisi oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) MUI, KH Anwar Abbas terkait pernyataan Presiden AS Donald Trump yang mengklaim Jerusalem sebagai Ibukota Israel. Petisi tersebut akan diserahkan ke kedutaan besar AS, Senin (18/12) atas nama ketua-ketua ormas di Indonesia.

Petisi tersebut antara lain berisi desakan agar Donald Trump segera mencabut pernyataannya soal Jerusalem dan meminta DPR agar membentuk tim panitia khusus untuk meninjau investasi Amerika di Indonesia.

Lieus sendiri kagum pada umat Islam yang ikut aksi ini. "Seperti halnya aksi 212, kali inipun aksi berjalan tertib, damai dan tak ada pohon atau rumput di Monas yang rusak,” ujarnya.

Lieus berharap aksi ini bisa menjadi dorongan moral bagi pemerintah Indonesia untuk mengambil sikap lebih tegas terkait konflik Israel dan Palestina ini, khususnya menyangkut status Jerusalem.

"Secara pribadi saya berharap Presiden Jokowi, atas nama pemerintah dan bangsa Indonesia, dapat segera mendeklarasikan pengakuan bahwa Jerusalem adalah ibukota Palestina,” katanya.

"Sebagai negara berpenduduk muslim terbesar di dunia, sudah saatnya pemerintah Indonesia menunjukkan sikap yang lebih tegas dalam soal ini,” demikian Lieus. [sam]

 

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Produk Impor Masuk Indonesia Wajib Sehat dan Halal

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:14

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Jemaah Haji Aceh Bisa Akses Ruang VIP Bandara

Selasa, 05 Mei 2026 | 01:28

Ashari Menghilang, Belum Ditangkap Polisi

Selasa, 05 Mei 2026 | 01:16

Ambulans Angkut Jenazah Hantam Truk, Dua Orang Tewas

Selasa, 05 Mei 2026 | 01:00

BPJPH dan Barantin Perkuat Pengawasan Pakan Impor Berunsur Porcine

Selasa, 05 Mei 2026 | 00:33

Purbaya Siapkan Insentif Mobil dan Motor Listrik

Selasa, 05 Mei 2026 | 00:24

Rumah di Grogol Petamburan Dilalap Api

Selasa, 05 Mei 2026 | 00:01

Penyelundupan 2,1 Kg Ganja dari Papua Nugini Digagalkan

Senin, 04 Mei 2026 | 23:35

Tiga Jam Operasional KRL Rangkasbitung Lumpuh

Senin, 04 Mei 2026 | 23:20

Selengkapnya