Berita

Kuczynski/BBC

Dunia

Terjerat Skandal Korupsi, Presiden Peru Terancam Dimakzulkan

SABTU, 16 DESEMBER 2017 | 14:13 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Partai politik di Kongres Peru mengajukan sebuah mosi impeachment terhadap Presiden Pedro Pablo Kuczynski pekan ini. Dia dituduh menerima pembayaran ilegal oleh perusahaan konstruksi Brasil Odebrecht.

Mosi, yang ditandatangani oleh politisi dari kebanyakan partai, mengatakan bahwa Kuczynski tidak memiliki kapasitas moral untuk memimpin negara tersebut.

Presiden Kongres, Luis Galarreta, mengatakan kepada kantor berita Reuters, presiden tersebut mungkin akan dikeluarkan dari jabatannya dalam waktu seminggu.


Kongres tersebut memiliki 130 anggota dan partai kanan kanan Kuczynski, Peruvian for Change (PPK), hanya memiliki 18 anggota kongres terpilih.

Delapan puluh tujuh anggota Kongres harus memberikan suara menentang presiden untuk melengserkannya.

Presiden Kuczynski sendiri telah membantah tuduhan tersebut dan menolak seruan pengunduran dirinya.

Odebrecht sebelumnya mengaku membayar suap kepada pejabat di Brazil, Peru dan banyak negara lain untuk mendapatkan kontrak pembangunan yang menguntungkan. Kuczynski awalnya menolak menerima uang dari Odebrecht. Dia sekarang menolak menerima pembayaran ilegal namun mengakui bekerja untuk dasar konsultasi bagi firma tersebut.

Namun minggu ini, Odebrecht mengirim surat ke komite antikorupsi kongres yang mengatakan bahwa mereka telah membayar 5 juta dolar AS saat dia berada dalam peran pemerintah sebelumnya. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Terbuka Peluang Duetkan Pramono-AHY di 2029

Jumat, 11 September 2026 | 06:21

Komnas Palestina Salurkan 300.000 Liter Air Bersih ke Gaza

Jumat, 11 September 2026 | 06:08

Buku 'Islam Ala Prabowo' Bukan Produk MUI

Jumat, 11 September 2026 | 05:31

Tak Ada Alasan MK Menolak Gugatan Denny Indrayana Cs

Jumat, 11 September 2026 | 05:14

Kemenhaj Tutup Celah Jual Beli Antrean Haji Khusus

Jumat, 11 September 2026 | 05:04

Tiket Termurah Persija vs Persib Rp150 Ribu, Termahal Rp1,5 Juta

Jumat, 11 September 2026 | 04:24

Pansus Papua DPD RI Harus Bongkar Akar Konflik

Jumat, 11 September 2026 | 04:00

Perampasan Aset: Keharusan Hukum vs Kecemasan Publik

Jumat, 11 September 2026 | 03:39

Kudu Yakin Persib Libas Persija 2-0

Jumat, 11 September 2026 | 03:18

Terima Aspirasi Buruh

Jumat, 11 September 2026 | 03:00

Selengkapnya